Konon, senjata ini memberikan kewibawaan dan kebijaksanaan kepada pemiliknya, selama orang tersebut menjaga dirinya dari rasa benci dan amarah.
3. Tunggal Panaluan
Lebih dari sekadar senjata, Tunggal Panaluan adalah tongkat sakti yang biasa dimiliki oleh datu (dukun), raja, atau tokoh adat.
Tongkat ini digunakan dalam berbagai upacara adat seperti penyembuhan, pemanggilan hujan, hingga penangkal bala.
Pembuatan Tunggal Panaluan melalui serangkaian ritual khusus, termasuk puasa dan pemberian sesajen.
BACA JUGA:Detik-Detik Runtuhnya Tembok Berlin Ketika Sejarah Berubah Selamanya
BACA JUGA:Kaya akan Keragaman Sejarah! Inilah 3 Bangunan Bersejarah di Indonesia yang Wajib Kamu Ketahui!
Tongkat ini dihiasi ukiran wajah manusia, hewan, hingga makhluk mitos seperti naga—simbol warisan kekuatan gaib dari leluhur.
4. Piso Gading
Senjata yang satu ini merupakan simbol status tinggi dan hanya dimiliki oleh kalangan bangsawan atau raja Batak.
Keunikannya terletak pada gagang yang terbuat dari gading, material langka dan bernilai tinggi.
Kehadiran Piso Gading menegaskan otoritas dan kedudukan sosial tinggi pemiliknya dalam struktur masyarakat Batak zaman dahulu.
5. Meriam Puntung
Meriam bersejarah ini kini disimpan di kawasan Istana Maimun, Medan. Meski tidak lagi utuh, Meriam Puntung dianggap sebagai simbol perjuangan masyarakat masa lampau dan memiliki nilai sakral bagi sebagian masyarakat.
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah dan Misteri Pulau Abang: Keindahan Alam dan Cerita Tak Terungkap!
BACA JUGA:Terungkap Inilah Momen Bersejarah Lahirnya Partai Nasional Indonesia