Pemkot PGA

Detik-Detik Runtuhnya Tembok Berlin Ketika Sejarah Berubah Selamanya

Detik-Detik Runtuhnya Tembok Berlin Ketika Sejarah Berubah Selamanya

--

PAGARALAMPOS.COM - Pada malam yang dingin tanggal 9 November 1989, dunia menyaksikan salah satu momen paling ikonik dalam sejarah modern runtuhnya Tembok Berlin

Dinding beton setinggi lebih dari tiga meter yang selama hampir tiga dekade memisahkan Jerman Timur dan Barat, tak lagi menjadi penghalang fisik maupun simbolik. 

Jutaan orang yang sebelumnya hidup dalam ketakutan, penindasan, dan keterbatasan melihat runtuhnya tembok ini sebagai tanda berakhirnya Perang Dingin.

Tembok Berlin dibangun pada tahun 1961 oleh pemerintah Jerman Timur dengan dukungan Uni Soviet. 

BACA JUGA:Misteri Armada Mongol yang Len y di Laut Jawa Jejaknya Hilang Ditelan Sejarah

Tujuannya sederhana namun kejam menghentikan arus pelarian warga dari Timur ke Barat.

Dalam waktu singkat, kota Berlin yang semula satu berubah menjadi dua dunia yang sangat berbeda. 

Di Barat, kapitalisme tumbuh dengan kemajuan teknologi dan kebebasan berekspresi. 

Di Timur, komunisme mencengkeram ketat kehidupan rakyat, membatasi akses informasi, mobilitas, bahkan mimpi.

BACA JUGA:Kaya akan Keragaman Sejarah! Inilah 3 Bangunan Bersejarah di Indonesia yang Wajib Kamu Ketahui!

Lebih dari 100 orang tewas mencoba menyeberang tembok itu, menjadikannya bukan hanya sekat geografis, melainkan monumen penderitaan dan harapan yang dipadamkan.

Pada tahun 1989, tekanan sosial dan ekonomi di negara-negara Blok Timur mencapai titik didih. 

Reformasi yang dilakukan oleh pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev melalui kebijakan glasnost (keterbukaan) dan perestroika (restrukturisasi) mulai merembes ke Jerman Timur.

Demonstrasi besar-besaran meledak di Leipzig, Dresden, dan kota-kota lain. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait