PAGARALAMPOS.COM - Pantai Ora merupakan salah satu destinasi wisata paling memesona di Indonesia, yang terletak di Pulau Seram, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.
Keindahan alamnya yang eksotis membuat banyak orang menyebutnya sebagai "Maldives-nya Indonesia".
Asal Usul Nama “Ora”
Dalam bahasa lokal, "Ora" dapat juga merujuk pada jenis burung endemik yang dahulu banyak dijumpai di kawasan ini.
BACA JUGA:Kenapa Samudra Pasai Begitu Penting Dalam Sejarah Islam di Asia Tenggara? Cek Faktanya Artikel Ini
Beberapa warga setempat juga meyakini bahwa kata “Ora” berasal dari istilah dalam bahasa Seram yang berarti “tempat yang tenang dan damai”.
Makna ini tentu sangat sesuai dengan suasana yang ditawarkan oleh pantai ini: tenang, damai, dan jauh dari hiruk-pikuk kota.
Peran dalam Jalur Perdagangan Masa Silam
Meskipun kini dikenal sebagai tempat wisata, wilayah sekitar Pantai Ora memiliki sejarah yang berkaitan erat dengan jalur perdagangan rempah-rempah yang ramai di masa lalu.
BACA JUGA:Terungkap! Fakta-Fakta Menarik Tentang Sejarah Mataram Kuno yang Jarang Diketahui
Pulau Seram adalah bagian dari wilayah yang dikenal sebagai "Spice Islands" atau Kepulauan Rempah, yang menjadi incaran bangsa Eropa seperti Portugis, Belanda, dan Inggris pada abad ke-15 hingga ke-18.
Pantai-pantai di utara Seram, termasuk kawasan Ora, digunakan sebagai tempat singgah oleh para pelaut dan pedagang.
Banyak kapal-kapal kecil bersandar di teluk-teluk tenang di kawasan ini untuk beristirahat, memperbaiki kapal, atau berdagang dengan penduduk lokal.
Sisa-sisa pengaruh masa kolonial ini masih bisa ditelusuri dari beberapa cerita rakyat dan peninggalan budaya yang tersebar di wilayah tersebut.
BACA JUGA:Sejarah Pulau Kelor: Benteng Martello, Jejak Kolonial dan Warisan Terlupakan di Ujung Jakarta!