Menelusuri Sejarah Candi Jawar: Warisan Megah di Lereng Gunung Semeru!

Jumat 02-05-2025,23:30 WIB
Reporter : Lia
Editor : Almi

PAGARALAMPOS.COM - Candi Jawar merupakan salah satu peninggalan sejarah yang tersembunyi di kaki Gunung Semeru, tepatnya di Dusun Kaliputih, Desa Wringin Anom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Meski tidak sepopuler Candi Penataran atau Candi Singosari, Candi Jawar menyimpan jejak sejarah dan budaya yang kuat dari masa lampau, terutama pada masa kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Timur.

Asal-Usul dan Nama Candi Jawar

Nama "Jawar" diduga berasal dari istilah lokal atau nama kawasan kuno yang sudah dikenal sejak zaman kerajaan. Namun, belum ada catatan pasti mengenai arti kata tersebut dalam literatur klasik.

BACA JUGA:Mendaki Gunung Gede: Antara Petualangan Alam dan Pengalaman Gaib? Cek Faktanya!

Beberapa peneliti menyebut bahwa nama ini mungkin berasal dari nama tokoh atau tempat suci pada masa lampau yang kemudian dikenal luas oleh masyarakat sekitar.

Secara arkeologis, Candi Jawar diyakini berasal dari masa Kerajaan Singhasari atau awal Kerajaan Majapahit, sekitar abad ke-13 hingga ke-14 Masehi.

Hal ini diperkuat dengan gaya arsitektur serta relief yang terdapat di candi tersebut, yang mirip dengan candi-candi peninggalan era Singhasari.

Struktur dan Arsitektur Candi

BACA JUGA:Wow Terungkap! Misteri Mona Lisa Senyuman yang Tak Pernah Terpecahkan

Candi Jawar terletak di ketinggian sekitar 1.350 meter di atas permukaan laut, menjadikannya sebagai salah satu candi yang berada di dataran tinggi.

Letaknya yang cukup terpencil dan dikelilingi hutan pinus membuat suasana di sekitar candi terasa sakral dan sejuk.

Kompleks Candi Jawar terdiri dari beberapa struktur bangunan. Bangunan utamanya adalah candi induk yang berdiri di atas batur atau alas yang cukup tinggi.

BACA JUGA:Menguak Jejak Sejarah Candi Padas: Warisan Leluhur yang Dipahat Abadi di Tebing Batu!

Relief ini menggambarkan motif flora, fauna, dan tokoh-tokoh mitologi Hindu, meski sebagian besar sudah aus dimakan waktu.

Kategori :