BACA JUGA:Sejarah Museum Etnobotani Bogor 52: Menyelami Kearifan Lokal dan Hubungan Manusia dengan Tumbuhan!
Gedung-gedung yang dia rancang masih berdiri kokoh hingga sekarang, meski telah mengalami perubahan fungsi dan renovasi.
Salah satu contoh terbesar adalah Hotel des Indes yang dirancang oleh Schoemaker pada tahun 1910.
Hotel ini bukan hanya menjadi tempat penginapan bagi banyak tamu penting, tetapi juga simbol status sosial di masa kolonial.
Bangunan ini memancarkan kemewahan dan keindahan arsitektur pada masanya, dan sampai saat ini tetap menjadi landmark penting di Jakarta.
BACA JUGA:Rahasia Tersembunyi di Babad Tanah Jawa, Menyelami Hikayat Nusantara yang Menggetarkan
Selain Hotel des Indes, ada juga sejumlah bangunan lain yang masih bisa ditemukan di Jakarta, seperti Gedung AIA yang juga merupakan karya Schoemaker.
Sebagian besar bangunan ini terletak di kawasan Menteng, yang pada masa itu merupakan kawasan elit yang dirancang khusus untuk para pejabat kolonial.
Keindahan arsitektur yang dihadirkan oleh Schoemaker tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal atau kantor, tetapi juga menjadi bagian integral dari identitas kota Jakarta.