Hal ini menunjukkan hubungan yang erat antara budaya Hindu Bali dengan seni dan tradisi sastra.
Upaya Pelestarian Bahasa dan Sastra Bali
Di era modern, pelestarian bahasa dan sastra Bali menghadapi tantangan besar akibat pengaruh globalisasi yang semakin kuat.
Namun, berbagai langkah telah diambil untuk memastikan warisan ini tetap hidup, seperti:
- Pengajaran bahasa Bali di sekolah-sekolah.
BACA JUGA:Wahana Baru Magnet Wisata di Gunung Dempo
- Penyelenggaraan festival sastra Bali.
- Digitalisasi naskah lontar untuk menjaga dokumentasi sejarahnya.
- Promosi penggunaan bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari.
- Pelestarian seni pertunjukan tradisional, seperti wayang kulit dan tari Bali, yang tetap mengandung unsur sastra dan nilai budaya.
BACA JUGA:Usai Lebaran, Saatnya ‘Reset’ Tubuh! Tips Sehat untuk Kembali Bugar
Bahasa dan sastra Bali bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga cerminan identitas, nilai, dan kearifan masyarakat Bali.
Dengan upaya pelestarian yang berkelanjutan, warisan ini akan tetap relevan dan mampu menginspirasi generasi mendatang untuk senantiasa menjaga kekayaan budaya Nusantara.