Mengetahui Kesakralan Bahasa dan Sastra Bali. Warisan Budaya yang Terjaga Hingga Kini.

Rabu 09-04-2025,19:04 WIB
Reporter : Devi
Editor : Jukik

PAGARALAMPOS.COM - Bahasa dan sastra Bali adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang memiliki daya tarik tersendiri serta nilai sejarah yang mendalam.

Suku Bali, yang mayoritas tinggal di Pulau Bali, dikenal memiliki tradisi dan budaya yang kuat, termasuk dalam bahasa dan sastra yang diturunkan dari generasi ke generasi.

Bahasa Bali: Identitas yang Terpelihara

Sebagai bagian dari rumpun bahasa Austronesia, Bahasa Bali memiliki sejarah yang panjang dan dipergunakan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

BACA JUGA:Dari Sidang ke Falsafah: Jejak Awal Pancasila dan Makna Luhur di Baliknya

Bahasa ini tidak hanya digunakan dalam komunikasi sehari-hari, tetapi juga dalam upacara keagamaan dan kesenian tradisional.

Bahasa Bali memiliki tingkatan yang mencerminkan tata krama serta struktur sosial masyarakatnya, yaitu:

- Bali Alus – digunakan dalam situasi formal, terutama saat berbicara dengan orang yang dihormati.

- Bali Madya – digunakan dalam komunikasi semi-formal, seperti interaksi antara kolega atau teman sebaya.

- Bali Kasar – digunakan dalam percakapan santai di antara orang-orang yang sudah akrab.

BACA JUGA:Suku Seram: Menyelami Makna Mendalam di Balik Pakaian Adat Mereka

Keberagaman tingkat bahasa ini menunjukkan betapa pentingnya penghormatan terhadap hierarki sosial dalam budaya Bali.

Bahasa Bali juga banyak menyerap kosakata dari bahasa Sanskerta dan Jawa Kuno, mencerminkan pengaruh Hindu dan kekuasaan kerajaan-kerajaan kuno di Nusantara.

Aksara Bali: Jejak Sejarah dalam Tulisan

Bahasa Bali memiliki sistem tulisan yang dikenal sebagai aksara Bali, digunakan dalam berbagai manuskrip kuno, termasuk naskah keagamaan, sastra, dan hukum adat.

Kategori :