Sebagai benteng tertua di kawasan ini, A Famosa menjadi pusat strategi Portugis dalam memperluas wilayah mereka, termasuk ke Indonesia.
Salah satu peristiwa penting yang terjadi di benteng ini adalah pertempuran antara Portugis dan pasukan lokal yang dipimpin oleh Pati Unus pada tahun 1513, yang berakhir tragis bagi pasukan lokal.
Kehancuran dan Pemulihan: Nasib Benteng A Famosa
Setelah Portugis kehilangan kekuasaan kepada Belanda pada tahun 1641, benteng ini mengalami kerusakan lebih lanjut, terutama pada abad ke-19 ketika Inggris menghancurkan sebagian besar bangunannya.
BACA JUGA:Sejarah Gunung Sorik Marapi: Keindahan Alam, Aktivitas Vulkanik, dan Mitos yang Menyelimutinya!
BACA JUGA:Sejarah Gunung Talangmau: Menelusuri Keindahan Alam, Mitos, dan Nilai Sejarah di Sumatera Barat!
Namun, Sir Thomas Stamford Raffles melakukan upaya pelestarian dengan memerintahkan agar beberapa bagian dari benteng ini tetap dipertahankan.
Sisa-Sisa Sejarah: Porta de Santiago
Hanya sebagian kecil dari benteng yang masih berdiri, salah satunya adalah Porta de Santiago, yang kini menjadi simbol ketahanan benteng dalam menghadapi berbagai serangan.
Pintu gerbang ini memberikan gambaran yang jelas tentang kekuatan dan sejarah benteng yang pernah megah.
BACA JUGA:Sejarah Gunung Palung: Keindahan Alam dan Keanekaragaman Hayati di Kalimantan!
BACA JUGA:Mengenal Sejarah Gunung Batur: Gunung Berapi Aktif dengan Warisan Sejarah di Bali!
Mengungkap Simbol dan Ornamen di Benteng A Famosa
Di sekitar Porta de Santiago, pengunjung akan menemukan berbagai ornamen dan simbol yang menceritakan perjalanan panjang sejarah benteng ini.
Ornamen-ornamen ini menjadi bukti bisu dari pertempuran dan perdagangan yang pernah terjadi di kawasan ini.
Tips Berkunjung ke Benteng A Famosa