Mengungkap Sejarah Makam Nabi Muhammad: Lokasi, Perubahan, dan Keistimewaannya

Sabtu 05-04-2025,14:54 WIB
Reporter : Elis
Editor : Almi

Pada masa pemerintahan Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik (705-715 M), Masjid Nabawi diperluas, dan untuk pertama kalinya, kubah dibangun di atas makam Nabi sebagai bagian dari perbaikan struktur masjid.

Dinasti Abbasiyah dan Mamluk

Pada abad ke-13 M, Sultan Mamluk Qalawun menggantikan kubah yang lama dengan struktur yang lebih kuat. Renovasi terus dilakukan oleh penguasa berikutnya guna menjaga keutuhan makam dari ancaman cuaca dan bencana.

BACA JUGA:Sejarah Penemuan Homo floresiensis: Manusia Hobbit yang Mengubah Pandangan Kita Tentang Evolusi!

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Pulau Buaya: Jejak, Mitos, dan Perkembangan di Laut Nusantara!

Kesultanan Utsmaniyah

Pada abad ke-16, Sultan Qaitbay dari Utsmaniyah mengganti kubah kayu dengan kubah batu yang lebih kokoh.

Selanjutnya, pada masa Sultan Abdul Majid (1837-1859 M), Masjid Nabawi mengalami renovasi besar-besaran, termasuk perbaikan makam Nabi.

Hingga kini, Kubah Hijau menjadi simbol utama Masjid Nabawi.

Keutamaan Makam Nabi Muhammad

Salah Satu Tempat Paling Suci dalam Islam

Makam Nabi Muhammad berada di dalam Masjid Nabawi, yang merupakan salah satu masjid paling suci dalam Islam setelah Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Pulau Buaya: Jejak, Mitos, dan Perkembangan di Laut Nusantara!

BACA JUGA:Sejarah Pulau Lusi: Dari Semburan Lumpur Hingga Destinasi Wisata!

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Gunung Api Mahengetang: Keajaiban Vulkanik di Bawah Laut!

Menjadi Tujuan Ziarah Jutaan Muslim

Kategori :