1. Koleksi pada Lantai I
Pada lantai satu dibagi sebagai 3 ruang utama yaitu ruang orientasi di bagian tengah, sayap timur dan sayap barat.
Ruang Orientasi berisi peta geografi negara Indonesia dalam bentuk relief layar lebar yang menayangkan aktivitas geologi serta museum dalam bentuk animasi.
Selain itu ada juga bilik pelayanan informasi museum dan bilik pelayanan pendidikan dan penelitian.
Di ruang sayap barat, dikenal menjadi ruang geologi Indonesia. pada ruang ini ada beberapa bilik yg menyajikan berita wacana hipotesis terjadinya bumi pada dalam sistem rapikan mentari.
Selain itu, ada pula tatanan tektonik regional yang membuat geologi Indonesia disajikan pada bentuk maket contoh gerakan lempeng kerak bumi aktif.
Lalu terdapat jua geologi Pulau Sumatra, Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, serta fosil-fosil, sejarah manusia dari evolusi teori Darwin.
Sedangkan ruang sayap timur menggambarkan sejarah asal pertumbuhan dan perkembangan makhluk hayati.
BACA JUGA:Sejarah Masjid Agung Semarang: Arsitektur dan Daya Tarik Masjid yang Unik!
Mulai berasal manusia primitif hingga terkini yang mendiami Planet Bumi. Ruang ini pula dikenal sebagai ruang sejarah kehidupan.
2. Koleksi pada Lantai II
Lantai II dibagi sebagai 3 ruangan utama yakni ruang tengah, ruang barat, serta ruang timur. Ruang barat dipergunakan sang staf museum, sedangkan ruang tengah dan ruang timur buat peragaan.
Dua ruang tersebut dikenal juga menjadi ruang geologi buat kehidupan insan.
BACA JUGA:Sejarah, Keunikan dan Berdirinya Pasar Triwindu di Solo: Ragam Koleksi Antik dan Unik!
Pada ruang tengah berisi maket pertambangan emas terbesar pada global yg ada pada Pegunungan Tengah Irian Jaya. Tambang tadi artinya Grasberg. di tambang ini terdapat cadangan kurang lebih 1,186 miliar ton.