PAGARALAMPOS.COM - Tari Gubang adalah salah satu tarian tradisional khas suku Melayu Asahan, Sumatera Utara, yang menjadi simbol kekayaan budaya daerah tersebut.
Tarian ini mengharmoniskan gerak, musik, puisi, dan tata pentas, menciptakan sebuah pertunjukan yang sarat akan makna estetika, sejarah, dan spiritualitas.
Asal-Usul dan Peran Tari Gubang
Menurut cerita turun-temurun, Tari Gubang diyakini berkaitan dengan dunia gaib. Legenda setempat menyebutkan bahwa seorang nelayan menemukan tarian ini saat tersesat di hutan dan melihat makhluk halus menari.
Awalnya, tarian ini dilakukan di atas perahu sebagai ungkapan rasa syukur para nelayan setelah melaut.
BACA JUGA:Menelusuri Secara Singkat Sejarah Candi Gedong Songo!
BACA JUGA:Sejarah Candi Muaro Jambi, Mengungkap Misteri-Misteri dan Keunikan Candi Muaro Jambi!
Seiring waktu, tarian ini berkembang menjadi bagian dari ritual memohon keselamatan dan kelancaran saat melaut, mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap hubungan erat dengan alam.
Transformasi Seiring Perkembangan Zaman
Kedatangan Islam di Sumatera Utara turut memengaruhi bentuk dan makna Tari Gubang. Unsur magis yang dahulu kental perlahan bertransformasi, menjadikan tarian ini sebagai hiburan dalam acara penting, seperti pernikahan, penyambutan tamu, dan upacara adat
Adaptasi ini menunjukkan fleksibilitas budaya Melayu Asahan dalam menjaga tradisi sambil berakulturasi dengan nilai-nilai baru.
Makna Simbolis dalam Setiap Gerakan
Gerakan Tari Gubang memiliki makna mendalam yang merefleksikan kehidupan masyarakat Melayu Asahan:
BACA JUGA:Sejarah Penemuan Candi Ngawen: Magelang, Jawa Tengah Serta Keunikan Bentuk Candi Ngawen!
BACA JUGA:Memahami Lebih Dalam Sejarah Candi Merak, Makna Relief Bahkan Keunikannya!