Gerakan tari warok tidak banyak oreografi namun menonjolkan perilaku gagah berani.
Sedangkan kostum utama warok terdiri asal celana kombor hitam, kaus reog alur merah putih, penadon (atasan) hitam polos, blangkon, sabuk othok, dan tali kolor.
Saat pertunjukan memanas pada ruang terbuka, kadang warok bertelanjang dada.
2. Jathil atau Jatilan
Dahulu jatil ditarikan oleh berwajah tampan menggunakan gerakan feminin, yg dianggap gemblak. sekarang poly dilakukan secara berpasangan atau perempuan saja.
Musik yg mengiringinya lebih ritmis menggunakan gerakan berulang, rapi, dan latif sebab melambangkan prajurit.
kostum jatilan terdiri berasal sempyok manggar, jarik kawung putih, centing, udeng, cakep (gelang tangan), sampur, boro-boro, sabuk, celana, dan baju.
BACA JUGA:Sejarah Keunikan Taman Ismail Marzuki, Profil, dan Panduan Berkunjung!
3. Bujang Ganong
Tari bujang ganong diandalkan untuk memeriahkan reog sebab mempertontonkan gerakan-gerakan akrobatik. Penari bujang ganong haruslah laki-laki pria yang bisa beranjak lincah ke seluruh area tari.
umumnya mereka bertubuh mungil dan langsing sebab tak jarang jungkir pulang. namun gerakan mereka tidak sepenuhnya secara acak.
terdapat gerakan-gerakan yang diatur menggunakan ilmu tari. keliru satu koreografer terkenalnya ialah Hartono Leke Pakunden.
BACA JUGA:Jejak Kumitir: Menguak Misteri dan Fakta-Fakta Menarik Kerajaan Majapahit
pakaian bujang ganong terdiri dari celana, rompi, embong depan, embong belakang, cakep (gelang tangan), binggel (gelang kaki), sampur, dan topeng ganongan.