Memarut Temulawak, Jahe, dan Kunyit:
Kupas dan cuci temulawak, jahe, dan kunyit. Setelah itu, parut atau memarkan dengan menggunakan ulekan untuk mengeluarkan sari tanaman yang mengandung senyawa aktif.
Tumis Sambiloto dan Seledri:
Jika kamu ingin meningkatkan ekstraksi zat aktif, kamu bisa menumis daun sambiloto dan seledri dengan sedikit air dalam panci. Ini akan membantu melunakkan daun dan mengeluarkan lebih banyak kandungan zat aktif yang bermanfaat.
BACA JUGA:Siswa Antusias Santap MBG, Audi : Dampak Positif Kesehatan Pelajar
Rebus Semua Bahan:
Masukkan semua bahan, yaitu daun sambiloto, daun seledri, temulawak, jahe, dan kunyit yang telah dipersiapkan, ke dalam panci. Tambahkan air sekitar 500 ml dan rebus bahan-bahan tersebut selama kurang lebih 15-20 menit dengan api kecil hingga air rebusan berkurang setengahnya.
Setelah direbus, saring jamu dengan menggunakan kain kasa atau saringan halus untuk memisahkan ampas dari airnya. Ambil airnya saja untuk diminum.
Campurkan Air Kelapa Muda:
Setelah menyaring air rebusan tanaman, tambahkan air kelapa muda ke dalam ramuan tersebut. Air kelapa membantu menyegarkan jamu dan menambah khasiatnya, serta memberikan rasa yang lebih enak.
Pemanis Alami (Opsional):
Jika kamu ingin jamu yang lebih manis, tambahkan sedikit madu alami sesuai selera. Madu juga memiliki sifat antiinflamasi yang dapat mendukung proses penyembuhan tubuh.
Sajikan:
Aduk rata jamu penurun asam urat ini dan sajikan dalam gelas. Jamu ini bisa diminum dalam keadaan hangat atau dingin sesuai selera.
BACA JUGA:Inilah Manfaat dan Kandungan Nutrisi Jika Mengonsumsi Jus Wortel untuk Kesehatan!
Cara Konsumsi: