Menelusuri Keberagaman Budaya Suku Rejang dengan Adat istiadat yang Menarik

Jumat 10-05-2024,16:59 WIB
Reporter : Elis
Editor : Almi

PAGARALAMPOS.COM - Indonesia memiliki banyak suku bangsa yang beragam dengan tradisi dan adat istiadat yang unik dalam berbagai aspek kehidupan.

Suku Rejang merupakan salah satu suku yang tinggal di wilayah Sumatera khususnya di provinsi Bengkulu.Dengan kekayaan budaya dan tradisinya, Suku Rejang mempunyai keunikan tersendiri yang menarik untuk dikaji.

Mari kita lihat lebih dekat budaya dan adat istiadat suku Rejang. Keberadaan suku Rejang di Provinsi Bengkulu tidak hanya dikenal dengan populasi terbesarnya, tetapi juga dengan nilai kebudayaan yang tinggi yang terlihat dalam kehidupan sehari-hari.

Apalagi, sejak zaman dahulu, suku Rejang telah memperlihatkan kemajuan peradabannya yang lebih maju dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya.

Mereka memiliki pemerintahan sendiri dan dihormati sebagai suku yang paling disegani di Provinsi Bengkulu.

BACA JUGA:Eksplorasi Zaman Megalitikum, Mengungkap Sejarah Peradaban Kuno

BACA JUGA:Membuka Sejarah Candi Prambanan, Teryata ada Kisah Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang

Bukan hal yang mengherankan jika masyarakat Bengkulu enggan bergaul dengan masyarakat Rejang, karena suku Rejang telah lama memiliki hukum adat yang dijunjung tinggi dan diikuti oleh mereka yang melawannya.

Selain memiliki jumlah penduduk terbanyak, suku Rejang juga termasuk suku tertua di Provinsi Bengkulu dan bahkan di Pulau Sumatera.

BACA JUGA:Jelajahi petualangan seru di Situbondo melalui 11 destinasi wisata alam dan bangunan bersejarah

BACA JUGA:Penemuan Mencengangkan, Fakta Artefak Bersejarah dan Kerangka Manusia dari Kapal Perang Kuno

Namun, hal yang jarang diketahui oleh masyarakat adalah bahwa suku Rejang telah memiliki peradaban tulis-menulis sejak lama, yang dikenal dengan huruf Rikung atau Ka Ga Nga.

Selain itu, mereka juga mengenal karya seni sastra yang diaplikasikan dalam seni bertutur dan sering digunakan dalam acara-acara adat.

Menariknya, kebudayaan suku Rejang sulit menerima pendapat yang berbeda dari kebiasaan mereka yang sudah mapan.

Ini menunjukkan keyakinan dan kepatuhan masyarakat Rejang terhadap adat-istiadat yang telah berlaku sejak zaman dulu.

Kategori :