Pernikahan Suku yang Aneh di Indonesia, Pasalnya GELISAH Harus Begini Dulu!

Selasa 26-09-2023,00:11 WIB
Reporter : Sandi
Editor : Sandi

PAGARALAMPOS.COM - Indonesia memang unik, Hal ini tak aneh lagi karena Indonesia kaya dengan keragaman istiadat dan budayanya. 

Kultur tradisi yang unik Bahkan memilki ciri khas tersendiri, tentunya juga berbeda daerah satu dengan yang lainnya di tanah air.

Tahukah kamu? Jika keragaman suku di Indonesia menjadi daya tarik wisata. Bahkan cerita sejarah ataupun tradisinya ada yang dianggap nyeleneh dan memiliki keunikan tersendiri.

Bahka Sampai-sampai Para Lelaki dibikin Menang Banyak Disini!

BACA JUGA:Cek Disini, 4 Merek Ban Motor Paling Awet

Namun nyatanya, hingga saat ini tradisi tersebut masih dilakukan dalam keseharian dalam lingkup masyarakat suku.

Namun, tahu kamu, jika ada tradisi yang justru diangap tabu, namun masih menjadi kebiasaan dikakukan hingga saat ini.

Percaya tidak, tradisi suku di Indonesia dimaksud hingga hal intim. Terkadang kebiasaan tersebut dianggap diluar norma.

Tradisi ini dimulai dari berhubungan dengan Dukun, praktek hubungan pra nikah hingga hubungan bebas.

BACA JUGA:TERBAIK, Tablet Xiaomi Harga Terjangkau Spek Gahar, Simak Ulasannya

Namun, karena dalam konteks adat, hal dianggap tabu tersebut hal biasa. Bagi orang suku tersebut dalam praktek keseharian dalam lingkungan adat.

Ya itulah Indonesia, di Mancanegara tanah air Indonesia sudah dikenal dengan keragaman tradisi dan kebiasaaan budaya yang dilakukan.

Pagaralampos.com telah merangkum Tradisi Berhubungan Badan Suku-suku Di Indonesia, yang dikutip dari berbagai sumber.

Berikut Inilah tradisi berhubungan Unik dan aneh yang pernah ada di tanah air Indonesia:

BACA JUGA:Paling Diburu Konsumen, Inilah Tablet Xioami Spesifikasi Tinggi Dengan Bandrol Mumer

1. Adat Perkawinan Kuno di Ponorogo

Tradisi yang pertama, ada di Ponorogo pernah ada tradisi perkawinan kuno yang bernama Gemblak. Diketahui ketika usai melangsungkan upacara pernikahan kedua mempelai akan berpisah tidurnya dalam beberapa hari. 

Si wanita akan tidur dengan keluarganya, sedangkan si pria akan ditemani oleh Gemblak.

Nah, Gemblak ini adalah seorang pria, tapi ia bukan laki-laki biasa. 

Menurut sejarahnya, Gemblak itu selalu tampan dan ia merupakan teman tidur dari Warok atau semacam tetua atau orang penting di sana.

Pengantin pria dan Gemblak ini biasanya juga melakukan hubungan badan.

BACA JUGA:4 Rkomendasi Ban Motor Terawet dan Murah!

2. Ritual Berhubungan Dengan Dukun

Masih Memungkinkan di era sekarang masih sering ada ritual yang melibatkan dukun, hingga ada beberapa kasus dugaan dukun cabul.

Namun ternyata ritual kedewasaan sudah ada sejak lama di beberapa suku di Indonesia.

Namun, ritual hubungan badan ini berbeda bentuknya. Dalam bukunya Gilbert H. Herd, seorang remaja baru dianggap dewasa jika ia sudah berhubungan badan dengan dukun.

Suatu yang menghebohkan dari ritual ini adalah si dukun ternyata adalah seorang pria. 

BACA JUGA:Berikan SK Pejabat Struktural, Dr Elvera: Ciptakan Kolaborasi dan Harmonisasi

Jadi, ini adalah hubungan antara sesama pria. Ritual Aneh ini juga wajib hukumnya jika seorang remaja akan beranjak menuju pintu kedewasaan.

3. Ritual Suku Keleporn

Ternyata ritual kedewasaan tak hanya dilakukan oleh pria saja lho , tapi juga para wanita.

Begitulah pula ritual yang dipraktikkan oleh Suku Kelepom yang ada di Papua.  Dianggap dengan ritual kedewasaannya sendiri yang bisa dibilang ekstrem dan melibatkan hubungan badan juga.

Diketahui untuk para gadis yang ingin dianggap dewasa, mereka harus melakukan ritual berhubungan badan dengan pria yang sudah menikah. 

BACA JUGA:Butuh yang Awet? Pakai 4 Merk Ban Motor Terbaik Ini

Pria-pria yang sudah menikah dianggap memiliki keistimewaan dan akan memberikan berkahnya kepada di gadis. 

Setelah ritual ini selesai, si wanita akan langsung dianggap sebagai sosok dewasa yang sudah siap mengemban banyak tanggung jawab.

4. Ritual Sunat Plus Hubungan

Sunat merupakan kewajiban dalam islam, namu bagi beberapa suku lain ini adalah ritual kedewasaan yang cukup penting. 

Pemotongan alat Reproduksi ini menjadi indikasi jika si remaja benar-benar sudah dewasa.

BACA JUGA:Pernikahan Adat Kuno Suku Teraneh yang Pernah Ada di Indonesia, Laki-lakinya Menang Banyak?

Hal tersebut juga dilakukan oleh suku di Timor Barat, Indonesia. Akan tetapi, mereka tak hanya mengemas sunat dengan pemotongan kulup saja, tapi juga menyelipkan aktivitas berhubungan badan.

Menurut informasi, Jika ketika luka setelah pemotongan belum benar-benar sembuh, laki-laki itu haruslah berhubungan dengan wanita. dengan Tujuannya adalah untuk membuang panas di alat kelaminnya.

Bahkan  secara filosofi menurut mereka hal ini berguna untuk membuang sial. 

Kegiatan ini adalah Ritual wajib dilakukan dan jika sudah sembuh, maka si laki-laki tersebut akan jadi pria sejati.

5. Tradisi Perkawinan Aneh Suku Marind

BACA JUGA:Viral Dijagad Maya, Begini Asal Muasal Haji Bawakaraeng Ritualnya di Puncak Gunung

Dalam buku Jan Boelaars berjudul Manusia Irian,  ia berhasil mengungkapkan fakta aneh soal ritual perkawinan suku Marind yang ada di tanah Papua. 

Jika biasanya setelah menikah pasangan laki-laki dan perempuan akan tidur bersama, maka pria-pria Marind tidak demikian. 

Hal yang mengejutkannya, Mereka lebih suka menghabiskan malam pertamanya dengan pria juga.

Hal ini memiliki alasannya tersendiri, dikarenakan para pria ini tidak bisa begitu saja menyerahkan diri sepenuhnya kepada wanita. 

BACA JUGA:4 Rkomendasi Ban Motor Terawet dan Murah!

Dipercaya bahwa Tidur dengan istri di malam pertama akan membuat para pria Marind kehilangan kehormatan serta pamornya.

Nah inilah dia ritual-ritual unik dan aneh yang ada di suku-suku Indonesia yang termasuk kategori hubungan biologis di dalamnya. 

Jika dilihat dari sisi kaca mata modernitas saat ini, kita pasti akan menganggap ritual-ritual itu gila bahkan tidak masuk akal. 

Akan tetapi, bagi mereka para praktisinya ini adalah semacam kewajiban yang harus dilakukan sebagai tradisi umum disana. 

BACA JUGA:Cek Disini, 4 Merek Ban Motor Paling Awet

Masih belum diketahui apakah ritual-ritual tersebut masih Diberlakukan atau sudah lama ditinggalkan. Semoga Bermanfaat!

Akan tetapi, bagi mereka para praktisinya ini adalah semacam kewajiban yang harus dilakukan sebagai tradisi umum disana. 

Masih belum diketahui apakah ritual-ritual tersebut masih Diberlakukan atau sudah lama ditinggalkan. Semoga Bermanfaat! (*)

Kategori :