Pemkot PGA

Tradisi dan Kearifan Lokal Sunda yang Tetap Lestari di Tengah Modernisasi

Tradisi dan Kearifan Lokal Sunda yang Tetap Lestari di Tengah Modernisasi

Tradisi dan Kearifan Lokal Sunda yang Tetap Lestari di Tengah Modernisasi-Foto: net -

PAGARALAMPOS.COM - Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keberagaman budaya dan suku yang sangat kaya.

Ratusan bahasa daerah digunakan oleh masyarakat di berbagai wilayah, mencerminkan kekayaan tradisi yang terus hidup hingga kini.

Salah satu suku yang masih kuat menjaga bahasa dan adat istiadatnya adalah suku Sunda. Etnis ini merupakan salah satu kelompok terbesar di Indonesia dan umumnya mendiami wilayah Jawa Barat serta sekitarnya. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Sunda tetap menggunakan bahasa Sunda sebagai alat komunikasi utama.

Beragam tradisi seperti upacara panen, kebiasaan selama bulan Ramadhan, hingga prosesi pernikahan adat masih terus dilestarikan hingga saat ini.

Tradisi Panen Masyarakat Sunda

Salah satu upacara adat yang masih dijalankan adalah Seren Taun, yaitu ritual ungkapan syukur atas hasil pertanian selama setahun.

BACA JUGA:Nissan Kait 2026 dan Teknologi e-POWER: Listrik Efisien dengan Sentuhan Bensin

Tradisi ini biasanya digelar pada bulan Rayagung, bulan terakhir dalam kalender Sunda.

Sebelum Seren Taun berlangsung, terdapat rangkaian upacara Ngajayak atau penjemputan padi. Padi menjadi simbol utama dalam ritual ini sebagai bentuk penghormatan terhadap Dewi Nyi Pohaci Sanghyang Asri, yang dipercaya sebagai lambang kesuburan.

Selain itu, ada pula tradisi Nyalin atau Nyawen yang dilakukan menjelang panen. Prosesi ini dipimpin oleh tokoh adat sebagai bentuk penghargaan terhadap padi sebagai sumber kehidupan.

Upacara lainnya adalah Ngaruwat Bumi, yang bertujuan sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus permohonan perlindungan dari bencana. Tradisi ini juga menjadi momen untuk mempererat kebersamaan masyarakat.

BACA JUGA:Cuma Rp360 Juta, Jetour X70 Plus Hadirkan Kemewahan Selevel Mobil Miliaran dalam Format 7-Seater Premium

Tradisi Sunda Saat Ramadhan

Menjelang bulan suci, masyarakat Sunda memiliki tradisi Munggahan, yaitu kegiatan berkumpul bersama keluarga atau kerabat sambil makan bersama sebagai bentuk persiapan spiritual memasuki Ramadhan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait