Pemkot PGA

Waspada, Aktivitas Vulkanik Gunung Dempo Meningkat Terekam Gempa

Waspada, Aktivitas Vulkanik Gunung Dempo Meningkat Terekam Gempa

Foto : Kondisi kekinian puncak Gunung Dempo.--esdm

PAGARALAMPOS.COM - Aktivitas vulkanik Gunung Dempo yang berada di wilayah Lahat, Empat Lawang, dan Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, menunjukkan peningkatan signifikan pada periode pengamatan 7 April 2026.

Berdasarkan laporan resmi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Badan Geologi dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tercatat satu kali letusan dengan tinggi kolom abu mencapai 2.500 meter berwarna kelabu.

Secara visual, kondisi gunung teramati cukup jelas meskipun diselimuti kabut tipis hingga sedang. Tidak terlihat adanya asap kawah yang keluar secara terus-menerus, namun letusan sesaat menjadi indikasi bahwa tekanan dari dalam perut gunung masih cukup aktif.

Dari sisi kegempaan, aktivitas juga terpantau mengalami peningkatan. Tercatat satu kali gempa letusan dengan amplitudo 30 mm dan durasi mencapai 176 detik. Selain itu, masing-masing satu kejadian gempa frekuensi rendah (low frequency) dan gempa vulkanik dangkal turut terekam, meski dengan amplitudo kecil dan durasi relatif singkat.

Tak hanya itu, aktivitas gempa tektonik jauh juga terdeteksi sebanyak dua kali dengan amplitudo berkisar antara 11 hingga 30 mm. Sementara itu, tremor menerus atau microtremor tercatat dengan amplitudo rendah, yakni antara 0,5 hingga 1 mm, dengan dominasi di angka 0,5 mm. Kondisi ini menunjukkan adanya dinamika internal gunung yang masih berlangsung, meskipun belum mengarah pada peningkatan status.

BACA JUGA:Gunung Dempo Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 2.500 Meter

BACA JUGA:Pendakian Gunung Dempo Ditutup Sementara

Dari aspek cuaca, kondisi di sekitar Gunung Dempo cukup bervariasi, mulai dari cerah hingga hujan, dengan suhu udara berkisar antara 18 hingga 26 derajat Celsius. Angin bertiup lemah ke berbagai arah, yakni utara, timur, dan selatan. Kondisi ini berpotensi memengaruhi arah sebaran abu vulkanik apabila terjadi erupsi lanjutan.

Meski aktivitas mengalami peningkatan, status Gunung Dempo hingga saat ini masih berada pada Level II atau Waspada. Otoritas terkait mengimbau masyarakat, termasuk wisatawan, untuk tidak mendekati pusat aktivitas di kawah dalam radius 1 kilometer. Selain itu, masyarakat juga diminta menghindari area sejauh 2 kilometer ke arah bukaan kawah di sektor utara.

Imbauan ini dinilai penting sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya, baik dari letusan maupun paparan gas vulkanik yang dapat membahayakan keselamatan. Pos Pengamatan Gunungapi Dempo menegaskan bahwa kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko.

Hingga saat ini, belum terdapat laporan mengenai dampak signifikan yang ditimbulkan akibat peningkatan aktivitas tersebut. Namun demikian, masyarakat di sekitar Gunung Dempo diharapkan tetap tenang, tidak panik, dan selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta instansi terkait.

BACA JUGA:12 Jam Lemas Akibat Cedera dan Hipotermia, 3 Pendaki Gunung Dempo Ini Berhasil Dievakuasi

BACA JUGA:Dramatis di Jalur Gunung Dempo, Pendaki Dievakuasi Itu Warga Palembang dan Jambi

Peningkatan aktivitas ini menjadi pengingat bahwa Gunung Dempo sebagai salah satu gunung api aktif di Sumatera Selatan masih menyimpan potensi erupsi sewaktu-waktu. Oleh karena itu, kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi hal yang sangat penting, baik bagi masyarakat lokal maupun para pendaki yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: