Limbah Dapur MBG di Pagar Alam jadi Sorotan, DLH : Belum Miliki IPAL Standar
PAGARALAMPOS.COM - Pengolahan limbah dapur MBG di Pagar Alam yang dikelola mitra menjadi sorotan pemerintah kota melalui Dinas Lingkungan Hidup Pagar Alam.
Telah beroperasinya usaha pemenuhan makan bergizi ini ternyata memiliki potensi dampak negatif terhadap lingkungan jika pengelolaan limbah dari aktifitas dapur.
Bahkan temuan di lapangan hasil pemantauan langsung yang dilakukan pihak DLH Kota Pagar Alam pada umumnya belum memenuhi standar terkait pengolahan limbah dapurnya.
Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pagar Alam Dekky Aprizal SP MSi. Bahwa pihaknya telah melakukan pemantau langsung sapras pengolahan limbah dapur MBG di 6 lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di wilayah Pagar Alam.
BACA JUGA:Wako Launching MBG di SD IT Lantabur, Melahirkan Generasi Sehat dan Berdaya Saing
BACA JUGA:1.160 Siswa SMAN 1 Pagar Alam Santap MBG, Wawako : Pemkot Komitmen Penuhi Gizi Pelajar
"Dua dapur MBG pengolahan limbahnya masih sederhana, namun semuanya tapi belum memenuhi kategori standar," ujar Dekky.

Foto : Sosialisasi IPAL MBG yang memenuhi oomoinen stanat di Setdako Pagar Alam yang dipaparkan DLH Pagar Alam.--Ist
Dia menyebutkan, pihak DLH sudah menyerukan agar dapur MBG memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang memehi standar.
Dekky menyebut, IPAL MBG merupakan sistem pengolahan limbah cair yan dirancang khusus untuk dapur masak massal.
IPAL MBG ini mengacu dengan paraturan Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendali Lingkungan Hidup Nomor 2760 tahun 2025.
"Yang mengatur tentang baku mutu air limbah dan standar teknologi pengolahan air limbah domestik dari Usaha dan/atau Kegiatan Satuan Pemenuhan Pelayanan Pemenuhan Gizi," bebernya.
BACA JUGA:Kawal Distribusi MBG, AKBP Januar KS Persada : Komitmen Polri Dukung Astacita Prabowo
BACA JUGA:Imbas Siswa Keracunan, Dapur MBG Bermasalah di Sumsel Akan Distop Sementara
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
