Menyingkap Jejak Hindu di Sumatera: Sejarah Candi Bumi Ayu yang Terlupakan!
Menyingkap Jejak Hindu di Sumatera: Sejarah Candi Bumi Ayu yang Terlupakan!-net:foto-
PAGARALAMPOS.COM - Di tengah hamparan sawah dan hutan kecil di Desa Bumi Ayu, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Sumatera Selatan, berdiri kompleks candi yang menyimpan kisah panjang dari masa lalu.
Candi Bumi Ayu, satu-satunya kompleks candi Hindu di Sumatera Selatan, menjadi saksi bisu atas percampuran budaya, agama, dan peradaban yang pernah berkembang di wilayah ini.
Asal-Usul dan Penemuan Kembali
BACA JUGA:Sejarah Gunung Karangetang: Jejak Letusan, Mitologi, dan Kehidupan di Kaki Si Api Abadi dari Siau!
Saat itu, para peneliti kolonial menemukan reruntuhan bangunan kuno yang tersembunyi di bawah semak belukar.
Keberadaan candi ini awalnya tak banyak menarik perhatian karena lokasinya yang cukup terpencil.
Namun, seiring berjalannya waktu dan penelitian yang lebih mendalam, Candi Bumi Ayu mulai dikenali sebagai salah satu situs arkeologi penting di luar Pulau Jawa.
Meskipun Sriwijaya lebih dikenal sebagai kerajaan Buddha, bukti-bukti arkeologis menunjukkan bahwa keberagaman agama juga mewarnai kehidupan spiritual masyarakatnya, termasuk ajaran Hindu aliran Siwa.
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Gunung Gede Pangrango: Jejak Alam dan Budaya di Tanah Sunda!
Struktur dan Kompleks Candi
Kompleks ini terdiri dari 13 bangunan candi, namun baru empat yang berhasil dipugar, yakni Candi 1, 2, 3, dan 8.
Bangunan utamanya, yaitu Candi 1, memiliki bentuk bujur sangkar dengan batu bata merah sebagai bahan utama konstruksi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
