Sejarah Perang Khandaq: Strategi Parit yang Mengubah Jalannya Sejarah Islam!
Sejarah Perang Khandaq: Strategi Parit yang Mengubah Jalannya Sejarah Islam!-net: foto-
PAGARALAMPOS.COM - Perang Khandaq, yang juga dikenal sebagai Perang Ahzab.
Merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang terjadi pada tahun kelima Hijriyah (627 M).
Perang ini bukan hanya memperlihatkan kekuatan militer kaum Muslimin di bawah pimpinan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menandai kemenangan diplomatik dan strategi yang luar biasa. Nama "Khandaq"
sendiri berasal dari kata bahasa Persia yang berarti "parit", merujuk pada taktik utama yang digunakan umat Islam dalam menghadapi musuh yang jauh lebih besar.
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Kerajaan Bukit Batu Patah: Jejak Sejarah yang Terlupakan!
Latar Belakang Terjadinya Perang
Setelah kemenangan kaum Muslimin dalam Perang Badar dan peristiwa yang cukup menegangkan di Perang Uhud.
Permusuhan antara kaum Quraisy dan umat Islam di Madinah semakin memuncak.
Kaum Quraisy merasa terancam oleh perkembangan Islam yang pesat dan khawatir akan hilangnya dominasi mereka di Jazirah Arab.
Di sisi lain, sejumlah suku Yahudi yang diusir dari Madinah karena melanggar perjanjian dengan Rasulullah, seperti Bani Nadhir, mencari cara untuk membalas dendam.
Mereka kemudian bersekutu dengan kaum Quraisy dan beberapa kabilah Arab lainnya, termasuk Bani Ghathafan dan Bani Asyja’.
Aliansi inilah yang disebut sebagai "Ahzab" atau sekutu, karena terdiri dari berbagai kelompok dengan satu tujuan: menghancurkan Madinah dan mengakhiri Islam.
Kekuatan yang Tidak Seimbang
Gabungan pasukan musuh dalam Perang Khandaq berjumlah sekitar 10.000 orang, terdiri dari berbagai suku Arab yang kuat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
