Memahami Sejarah Gunung Malabar: Jejak Alam dan Warisan Kolonial di Tanah Priangan!
Memahami Sejarah Gunung Malabar: Jejak Alam dan Warisan Kolonial di Tanah Priangan!-net; foto-
PAGARALAMPOS.COM - Gunung Malabar adalah salah satu Gunung yang menjadi ikon alam dan sejarah di wilayah Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Bandung.
Dengan ketinggian sekitar 2.343 meter di atas permukaan laut, gunung ini tidak hanya menawarkan keindahan lanskap pegunungan yang menawan.
Tetapi juga menyimpan kisah panjang mengenai sejarah kolonial, kebudayaan lokal, dan eksplorasi ilmiah di masa lalu.
Gunung ini seolah menjadi saksi bisu perjalanan zaman dari masa pra-kemerdekaan hingga kini.
Asal-usul Nama dan Keberadaan Alam
BACA JUGA:Sejarah Gunung Papandayan: Jejak Vulkanik dan Warisan Alam Garut!
Nama "Malabar" diyakini berasal dari Bahasa Sanskerta, yang berarti “gunung tinggi” atau “tanah di atas awan.”
Secara geografis, Gunung Malabar berada di selatan Kota Bandung dan masuk ke dalam kawasan Pegunungan Priangan. Secara administratif, wilayahnya mencakup Kecamatan Pangalengan dan sekitarnya.
Daerah ini sejak dulu dikenal memiliki tanah yang subur, iklim yang sejuk, serta potensi pertanian dan perkebunan yang besar.
Gunung Malabar juga merupakan bagian dari rangkaian gunung berapi aktif di Jawa Barat, meskipun hingga kini tidak menunjukkan aktivitas vulkanik yang berbahaya.
Letaknya yang strategis dan pemandangan yang asri membuat kawasan ini menjadi destinasi wisata alam dan tempat penelitian geologi serta ekologi.
Masa Kolonial: Perkebunan dan Radio Malabar
BACA JUGA:Sejarah Gunung Mega: Jejak Alam dan Nilai Sakral di Tanah Papua Barat!
Salah satu babak penting dalam sejarah Gunung Malabar terjadi pada masa penjajahan Belanda.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
