Pemkot PGA

Misteri Batu Malin Kundang: Antara Legenda dan Karya Manusia atau Bukti Kutukan?

Misteri Batu Malin Kundang: Antara Legenda dan Karya Manusia atau Bukti Kutukan?

Misteri Batu Malin Kundang: Antara Legenda dan Karya Manusia atau Bukti Kutukan?-foto: net-

PAGARALAMPOS.COM - Legenda Malin Kundang telah usang menjadi bagian asal budaya rakyat Minangkabau.

Kisah anak durhaka yang dikutuk menjadi batu ini tidak hanya hayati dalam cerita rakyat, namun pula menjadi ikon wisata di Pantai Air manis, Padang, Sumatera Barat.

Keunikan bentuk batu yang menyerupai seorang bersujud dan  kapal tenggelam semakin memperkuat khayalan ihwal kisah tragis Malin Kundang.

Tetapi, pada balik  legenda yang terkenal ini, ada perpenasaranan menarik yg timbul: apakah batu Malin Kundang benar-sahih akibat berasal kutukan atau hanya sebuah karya seni yg sengaja dirancang buat mendukung cerita masyarakat?

BACA JUGA:Menyelami Kisah Sejarah Benteng Rotterdam: Memiliki Profil dan Arsitektur Benteng di Pinggir Pantai Makassar!

Beberapa asal menjelaskan bahwa batu ini ialah yang akan terjadi kreasi seniman yg didesain menggunakan tujuan pariwisata, bukan karena proses alami atau kejadian supranatural.

Legenda yang Mengakar di masyarakat

Cerita Malin Kundang telah diceritakan turun-temurun di Sumatera Barat. pada kisahnya, Malin adalah seseorang anak yang meninggalkan ibunya buat merantau.

Setelah sukses serta menikah menggunakan seseorang perempuan  kaya, beliau pulang ke kampung halamannya.

BACA JUGA:Kisah Sejarah Penemuan Candi Bojongmenje: Candi ini berada Tidak Jauh dari Samsat Rancaekek!

Namun, beliau menolak mengakui ibunya yang miskin. oleh ibu, merasa sakit hati, mengutuk Malin sebagai batu.

Batu berbentuk manusia yg ada pada Pantai Air cantik dianggap sebagai bukti konkret dari legenda tadi. di sekitarnya, ada batu-batu lain yang diyakini menjadi bagian dari kapal Malin Kundang.

Bahkan, ada lebih jelasnya tabrakan tali kapal yang membentuk kisah ini semakin hayati pada mata para pengunjung.

Batu Malin Kundang: Karya Seni atau Bukti Kutukan?

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait