Sejarah Patung Sultan Hasanuddin: Pahlawan Makassar yang Abadi dalam Monumen!
Sejarah Patung Sultan Hasanuddin: Pahlawan Makassar yang Abadi dalam Monumen!-net: foto-
PAGARALAMPOS.COM - Sultan Hasanuddin merupakan salah satu pahlawan besar dalam sejarah Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan.
Ia terkenal sebagai penguasa Kerajaan Gowa yang gagah berani melawan kolonial Belanda pada abad ke-17.
Untuk mengenang jasanya, didirikanlah Patung Sultan Hasanuddin, yang kini menjadi simbol keberanian dan kebanggaan masyarakat Makassar.
Patung ini bukan sekadar karya seni, tetapi juga saksi bisu perjalanan sejarah perjuangan rakyat melawan penjajahan.
BACA JUGA:Mengungkap Sejarah Prasasti Tukmas, Peninggalan Kuno di Sumber Mata Air Emas!
Sultan Hasanuddin: Sang Ayam Jantan dari Timur
Sultan Hasanuddin lahir pada tahun 1631 dengan nama Muhammad Hasanuddin. Ia naik tahta sebagai Sultan Gowa pada tahun 1653, menggantikan ayahnya, Sultan Malikussaid.
Masa pemerintahannya diwarnai oleh upaya mempertahankan kedaulatan Kerajaan Gowa dari ancaman kolonial Belanda.
Hasanuddin dikenal dengan julukan “Ayam Jantan dari Timur” karena keberaniannya dalam memimpin pasukan menghadapi musuh.
BACA JUGA:Sejarah Museum Mulawarman: Jejak Kerajaan Kutai di Tepi Mahakam!
Ia tak hanya cakap dalam strategi militer, tetapi juga memiliki kepandaian diplomasi untuk membentuk aliansi dengan kerajaan-kerajaan lain di Nusantara.
Perjuangan Sultan Hasanuddin menentang VOC Belanda tercatat dalam beberapa pertempuran besar, termasuk Perang Makassar (1666–1669).
Meskipun pada akhirnya Gowa harus menyerah, keberanian Sultan Hasanuddin tetap dikenang sebagai simbol semangat anti-penjajahan.
Sejarah Pendirian Patung Sultan Hasanuddin
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
