Pemkot PGA

Mengenal Suku Buol: Kearifan Lokal dan Sejarah Panjang di Bumi Celebes Utara

Mengenal Suku Buol: Kearifan Lokal dan Sejarah Panjang di Bumi Celebes Utara

Mengenal Suku Buol: Kearifan Lokal dan Sejarah Panjang di Bumi Celebes Utara-Foto: net -

PAGARALAMPOS.COM - Di wilayah utara Pulau Sulawesi, tepatnya di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, hidup sebuah kelompok etnis yang kaya akan tradisi dan sejarah, yakni Suku Buol.

Meski terletak di dekat jalur perdagangan laut dan pesisir, suku ini berhasil mempertahankan keunikan budaya dan identitasnya hingga saat ini.

Asal Usul dan Persebaran Masyarakat Buol

Suku Buol termasuk dalam rumpun etnolinguistik Gorontalo-Mongondow, yang dapat dilihat dari kemiripan bahasa, struktur sosial, serta budaya dengan suku-suku lain di kawasan utara Sulawesi.

Menurut cerita turun-temurun, nenek moyang mereka berasal dari daerah pegunungan yang kemudian menyebar dan mendirikan pemukiman di pesisir.

Letak Buol yang strategis menjadikannya sebagai persimpangan penting dalam jalur perdagangan zaman dahulu.

BACA JUGA: Jejak Sejarah Suku Zulu: Bangsa Pejuang yang Mengukir Legenda Afrika Selatan

BACA JUGA:Mengungkap Sejarah Kerajaan Berau, Pusat Perdagangan dan Maritim Kalimantan Timur

Hal ini membuka peluang interaksi budaya dengan pendatang dari berbagai daerah, sehingga tercipta keberagaman dalam budaya lokal.

Saat ini, masyarakat Buol dapat ditemukan di beberapa kecamatan seperti Biau, Paleleh, Tiloan, dan Bunobogu, serta tersebar di wilayah sekitar seperti Gorontalo dan Bolaang Mongondow.

Struktur Sosial dan Pemerintahan Adat

Dalam kehidupan tradisional, masyarakat Buol menerapkan sistem pemerintahan adat yang disebut Patanga. Sistem ini dipimpin oleh seorang tokoh yang dikenal dengan sebutan Datu, yang berperan sebagai pemimpin adat sekaligus tokoh spiritual masyarakat.

Pelaksanaan adat dijalankan berdasarkan prinsip musyawarah dan nilai kekeluargaan. Para pemimpin adat dan tetua kampung berperan sebagai penengah dalam menyelesaikan konflik serta menjaga harmoni sosial.

Semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari bertani, membangun rumah, hingga mengadakan upacara adat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait