Menelusuri Jejak Peradaban Islam di Tanah Pasai: Sejarah Museum Malikussaleh!
Menelusuri Jejak Peradaban Islam di Tanah Pasai: Sejarah Museum Malikussaleh!-net: foto-
PAGARALAMPOS.COM - Museum Malikussaleh merupakan salah satu institusi kebudayaan penting di Aceh Utara yang menjadi saksi bisu kekayaan sejarah dan peradaban Kesultanan Samudera Pasai.
Museum ini tidak hanya menyimpan benda-benda bersejarah.
Tetapi juga menjadi jendela yang membuka wawasan masyarakat terhadap kejayaan masa lalu yang membentuk identitas Aceh hingga hari ini.
Awal Mula Berdirinya Museum
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Museum Sumpah Pemuda: Jejak Perjuangan Persatuan Bangsa!
Museum Malikussaleh berdiri sebagai bentuk penghargaan terhadap warisan budaya yang ditinggalkan oleh Kerajaan Samudera Pasai, salah satu kerajaan Islam tertua di Nusantara.
Nama museum ini diambil dari Sultan Malikussaleh, pendiri Kerajaan Samudera Pasai yang memerintah pada abad ke-13.
Ia dikenal luas sebagai tokoh penting yang membawa pengaruh Islam ke wilayah pesisir utara Sumatra.
Pendirian museum ini berawal dari keinginan pemerintah daerah dan para sejarawan lokal untuk melestarikan peninggalan sejarah yang tersebar di sekitar wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara.
Pada tahun 1980-an, langkah konkret mulai diambil dengan mengumpulkan berbagai artefak, naskah kuno.
Hingga peninggalan arkeologis dari situs-situs bersejarah di kawasan tersebut.
Museum ini resmi dibuka untuk umum sebagai bagian dari upaya pelestarian dan edukasi budaya.
BACA JUGA:Sejarah Museum History of Java: Menyusuri Jejak Peradaban Jawa!
Koleksi dan Peninggalan Bersejarah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
