Candi Agung Amuntai dan Kisah Kejayaan Kerajaan Hindu di Bumi Kalimantan Selatan
Candi Agung Amuntai dan Kisah Kejayaan Kerajaan Hindu di Bumi Kalimantan Selatan-Foto: net -
PAGARALAMPOS.COM - Terletak di Kelurahan Sungai Malang, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Candi Agung Amuntai menjadi peninggalan berharga yang menyimpan cerita kejayaan peradaban Hindu di Kalimantan Selatan.
Candi ini diyakini merupakan peninggalan Kerajaan Negara Dipa, salah satu kerajaan Hindu tertua di daerah tersebut.
Berdasarkan catatan sejarah dan tradisi lokal, pembangunan candi ini diperkirakan berlangsung pada abad ke-14 Masehi di masa pemerintahan Raja Lambung Mangkurat, pendiri Kerajaan Negara Dipa yang menjadi cikal bakal Kerajaan Banjar.
Setelah lama terlupakan, situs ini kembali ditemukan oleh arkeolog Belanda pada tahun 1911 yang menemukan bekas pondasi dan struktur batu sebagai indikasi keberadaan candi.
Sejak saat itu, berbagai upaya penelitian dan restorasi mulai dilakukan untuk melestarikan warisan budaya tersebut.
BACA JUGA:Sejarah Candi Agung Amuntai: Warisan Kerajaan Hindu di Kalimantan Selatan
BACA JUGA:Sejarah Dam Candi Limo: Warisan Irigasi Kuno yang Menyimpan Nilai Sejarah!
Arsitektur dan Struktur
Meski ukurannya tidak sebesar candi-candi di Jawa seperti Borobudur, Candi Agung Amuntai memiliki keunikan tersendiri.
Bangunan utama terbuat dari batu bata merah dan batu andesit, dengan sisa struktur berupa pondasi persegi dan bagian tengah yang sedikit menonjol, diduga sebagai area pemujaan.
Letak candi yang berada di dataran rendah dekat sungai membuatnya rentan mengalami kerusakan akibat banjir.
Namun keberadaan struktur asli yang masih tersisa memberikan nilai sejarah yang penting.
Fungsi Keagamaan dan Peran Sosial
Sebagai candi Hindu, tempat ini berperan sebagai pusat pemujaan terutama terhadap Dewa Siwa. Bukti arkeologis seperti penemuan artefak yoni, arca, dan lingga mendukung hal ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
