Menelusuri Sejarah Rumah Gadang Nagari Andiang: Warisan Budaya Minangkabau yang Sarat Makna!
Menelusuri Sejarah Rumah Gadang Nagari Andiang: Warisan Budaya Minangkabau yang Sarat Makna!-net:foto-
PAGARALAMPOS.COM - Di tengah perbukitan hijau dan hamparan sawah yang subur di Kabupaten Lima Puluh Kota.
Sumatra Barat, berdiri megah sebuah warisan budaya yang kaya akan nilai sejarah dan filosofi: Rumah Gadang Nagari Andiang.
Rumah tradisional ini bukan hanya simbol arsitektur Minangkabau, tetapi juga cermin kehidupan sosial, adat istiadat, dan sejarah panjang masyarakat di Nagari Andiang.
Asal Usul dan Latar Sejarah
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Kawah Putih Ciwidey: Permata Mistis di Selatan Bandung!
Nagari Andiang terletak di Kecamatan Suliki, dan sejak dahulu dikenal sebagai wilayah yang memegang teguh adat Minangkabau.
Rumah Gadang di nagari ini telah ada sejak ratusan tahun lalu, dibangun oleh para leluhur sebagai pusat kehidupan kaum dan simbol persatuan keluarga besar.
Rumah Gadang bukan sekadar tempat tinggal. Dalam masyarakat Minang, rumah ini merupakan representasi sistem matrilineal—di mana garis keturunan dan kepemilikan harta diwariskan melalui jalur perempuan.
Oleh karena itu, Rumah Gadang Andiang dibangun oleh kaum ibu sebagai lambang kehormatan dan kedudukan sosial dalam suku.
BACA JUGA:Mengenal 7 Titik Cakra dalam Tubuh Manusia: Pusat Energi yang Pengaruhi Kesehatan dan Emosi
Dalam catatan lisan yang diwariskan turun-temurun, Rumah Gadang Andiang pertama kali dibangun pada masa kekuasaan raja-raja adat di daerah Minangkabau.
Rumah ini menjadi pusat kegiatan adat, tempat musyawarah, dan wadah pembinaan generasi muda dalam nilai-nilai budaya lokal.
Arsitektur yang Sarat Makna
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
