Pemkot PGA

Sejarah Panjang Pantai Losari: Dari Pelabuhan Niaga Masa Kolonial hingga Menjadi Ikon Wisata Modern!

Sejarah Panjang Pantai Losari: Dari Pelabuhan Niaga Masa Kolonial hingga Menjadi Ikon Wisata Modern!

Sejarah Panjang Pantai Losari: Dari Pelabuhan Niaga Masa Kolonial hingga Menjadi Ikon Wisata Modern!-net:foto-

PAGARALAMPOS.COM - Pantai Losari bukan sekadar destinasi wisata, melainkan simbol kota Makassar yang kaya akan sejarah dan budaya.

Terletak di pesisir barat kota Makassar, Sulawesi Selatan, pantai ini telah mengalami perjalanan panjang dalam perannya sebagai pusat aktivitas masyarakat, dari masa kolonial hingga era modern saat ini.

Jejak Sejarah Awal

Pantai Losari diperkirakan mulai dikenal luas pada masa penjajahan Belanda, saat Makassar (dulu disebut Ujung Pandang) menjadi salah satu pelabuhan penting di kawasan timur Indonesia.

BACA JUGA:Menguak Fakta Kerta Gosa: Jejak Sejarah Peradilan dan Kearifan Lokal di Tanah Bali!

Posisi geografisnya yang strategis menjadikan kawasan ini ramai oleh kapal dagang dan aktivitas pelayaran.

Namun, nama “Losari” sendiri baru mulai populer di pertengahan abad ke-20. Asal-usul nama ini tidak memiliki catatan resmi yang pasti.

Namun banyak warga setempat meyakini bahwa kata "Losari" berasal dari istilah lokal atau nama salah satu keluarga bangsawan yang dulu bermukim di sekitar area tersebut.

Dari Pasar Ikan ke Kawasan Rekreasi

BACA JUGA:Sejarah Desa Adat Wae Rebo: Warisan Leluhur di Atas Awan Flores yang Bertahan Melawan Zaman!

Pada dekade 1970-an hingga 1980-an, Pantai Losari lebih dikenal sebagai pusat kuliner rakyat.

Tepian pantai ini dipenuhi deretan warung kaki lima yang buka dari sore hingga tengah malam, menyajikan makanan khas Makassar seperti pisang epe, coto Makassar, konro, dan sop saudara.

Pemandangan warga bersantap sambil menatap matahari terbenam menjadi ciri khas Losari di masa itu.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait