Pemkot PGA

Menelusuri Sejarah Gunung Puntang: Jejak Masa Lalu di Balik Keindahan Alam!

Menelusuri Sejarah Gunung Puntang: Jejak Masa Lalu di Balik Keindahan Alam!

Menelusuri Sejarah Gunung Puntang: Jejak Masa Lalu di Balik Keindahan Alam!-net:foto-

PAGARALAMPOS.COM - Gunung Puntang, terletak di wilayah Bandung Selatan, tepatnya di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, merupakan salah satu wisata alam yang menyimpan pesona sejarah yang kuat.

Di balik hijaunya hutan pinus dan gemericik sungai yang mengalir jernih, Gunung Puntang menyimpan kisah panjang tentang masa kolonial Belanda, perjuangan kemerdekaan.

Serta misteri-misteri yang masih menarik minat para peneliti dan wisatawan hingga kini.

Asal-Usul Nama dan Letak Geografis

BACA JUGA:Benteng Ferangi; Saksi Bisu Pelindung dan Simbol Perjuangan Melawan Penjajah

Nama "Puntang" dipercaya berasal dari kata dalam bahasa Sunda yang berarti "hilang" atau "tercecer."

Konon, menurut cerita rakyat, nama ini merujuk pada peristiwa di mana pasukan kerajaan hilang secara misterius di kawasan gunung tersebut.

Lokasinya yang hanya berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Bandung membuatnya mudah dijangkau, namun tetap menawarkan suasana yang alami dan sejuk.

Era Kolonial Belanda: Pusat Pemancar Radio Malabar

BACA JUGA:Dijuluki Titanic Kuno, Bangkai Kapal Antikythera yang Berasal dari Abad I Sebelum Masehi: Inilah Penampakannya

Salah satu catatan sejarah paling penting di Gunung Puntang adalah keberadaan stasiun radio Malabar yang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada awal abad ke-20.

Diprakarsai oleh ilmuwan radio berkebangsaan Belanda bernama Dr. Cornelis Johannes de Groot, stasiun ini mulai beroperasi pada tahun 1923.

Fasilitas ini merupakan bagian dari proyek komunikasi jarak jauh yang sangat ambisius untuk masa itu: menghubungkan Hindia Belanda dengan Belanda melalui gelombang radio.

Radio Malabar terdiri dari menara antena raksasa yang ditopang oleh struktur yang tersebar di beberapa titik bukit, termasuk Gunung Puntang sebagai pusat kontrol.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait