Sejarah Jembatan Teluk Kendari: Simbol Kemajuan Infrastruktur di Sulawesi Tenggara!
Sejarah Jembatan Teluk Kendari: Simbol Kemajuan Infrastruktur di Sulawesi Tenggara!-net: foto-
PAGARALAMPOS.COM - Jembatan Teluk Kendari adalah salah satu ikon infrastruktur modern di Sulawesi Tenggara yang tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antar wilayah, tetapi juga sebagai simbol kemajuan Kota Kendari.
Dibangun di atas Teluk Kendari yang membelah kota menjadi dua bagian, jembatan ini menjadi bukti nyata upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan konektivitas di kawasan timur Indonesia.
Awal Mula Pembangunan
Gagasan pembangunan Jembatan Teluk Kendari sebenarnya telah muncul sejak awal tahun 2000-an.
BACA JUGA:Alasan Mengapa Ibu Kandung Kartini Hanya Berstatus Selir dan Memanggil Anak-anaknya dengan 'Ndoro'
Kota Kendari yang berkembang pesat mulai mengalami kemacetan lalu lintas, terutama di jalur yang menghubungkan daerah barat dan timur kota.
Selama bertahun-tahun, masyarakat hanya mengandalkan jalur memutar melalui daratan sejauh lebih dari 20 kilometer untuk menyeberangi teluk.
Kondisi ini jelas tidak efisien dan menghambat pergerakan ekonomi serta distribusi logistik.
Pemerintah Kota Kendari bersama pemerintah pusat kemudian menyusun rencana untuk membangun jembatan yang melintasi langsung Teluk Kendari.
BACA JUGA:Kisah Misterius Makam Pendiri Surabaya yang Ditemukan Saat Kebakaran Hebat di Tahun 1980-an
Proyek ini dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), sebagai bagian dari pengembangan wilayah timur Indonesia.
Proses Pembangunan yang Panjang
Setelah melalui proses perencanaan yang cukup lama, pembangunan fisik Jembatan Teluk Kendari akhirnya dimulai pada tahun 2015.
Proyek ini didanai melalui APBN dan melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
