Pemkot PGA

Makam Raja Sidabutar: Saksi Bisu Peradaban Kuno di Kawasan Danau Toba

Makam Raja Sidabutar: Saksi Bisu Peradaban Kuno di Kawasan Danau Toba

Makam Raja Sidabutar: Saksi Bisu Peradaban Kuno di Kawasan Danau Toba-Foto: net -

PAGARALAMPOS.COM - Di antara pesona alam Danau Toba yang memikat, tersembunyi sebuah warisan sejarah penting yang menjadi bukti kejayaan budaya Batak Toba di masa silam.

Berlokasi di Desa Tomok, Pulau Samosir, kompleks Makam Raja Sidabutar tak hanya menjadi tempat peristirahatan para tokoh leluhur, tetapi juga menjadi magnet spiritual dan budaya bagi masyarakat lokal serta wisatawan.

Riwayat Raja Sidabutar

Raja Sidabutar diyakini hidup sekitar abad ke-16 dan dikenal sebagai pemimpin yang cerdas, adil, serta memiliki pengaruh besar di wilayahnya.

Salah satu ciri khas keturunannya adalah rambut panjang yang tidak dipotong, yang dimaknai sebagai simbol kekuatan dan kebijaksanaan.

Di bawah kepemimpinannya, kawasan Tomok tumbuh menjadi wilayah yang memiliki tatanan adat dan sosial yang kuat.

BACA JUGA: Jejak Sejarah Suku Zulu: Bangsa Pejuang yang Mengukir Legenda Afrika Selatan

BACA JUGA:Mengungkap Sejarah Kerajaan Berau, Pusat Perdagangan dan Maritim Kalimantan Timur

Keunikan Kompleks Makam

Kini, kawasan makam ini dijadikan sebagai destinasi wisata sejarah sekaligus tempat ziarah. Terdapat sejumlah sarkofagus berukuran besar, semuanya dipahat dari batu andesit dan dihiasi ukiran khas Batak yang kaya akan makna filosofis. Makam yang paling mencolok adalah milik Ompu Soributtu Sidabutar, sosok yang dianggap sebagai pendiri garis keturunan kerajaan.

Sarkofagusnya menyerupai bentuk perahu batu dengan ornamen wajah dan hiasan gorga khas Batak.

Di area tersebut juga terdapat patung kayu Sigale-gale, yang menjadi simbol duka mendalam seorang raja terhadap anaknya yang telah tiada—kisah yang lekat dalam budaya Batak.

Harmoni Tradisi dan Kepercayaan

Meski sebagian besar masyarakat Batak kini memeluk agama Kristen, unsur adat dan warisan leluhur tetap terjaga dengan baik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait