Pemkot PGA

Warisan Budaya Suku Sangir: Jejak Identitas di Ujung Nusantara

Warisan Budaya Suku Sangir: Jejak Identitas di Ujung Nusantara

Suku Sangir dan Warisan Leluhur: Menelusuri Identitas Budaya dari Kepulauan Perbatasan-Foto: net -

PAGARALAMPOS.COM - Suku Sangir, yang juga dikenal dengan nama Sangihe, adalah kelompok etnis yang menetap di kepulauan paling utara Sulawesi, yakni di wilayah Kepulauan Sangihe dan Talaud, yang berada di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.

Walaupun komunitas ini tergolong kecil dan berfokus pada kehidupan maritim, masyarakat Sangir kaya akan budaya, bahasa unik, serta sejarah panjang yang berperan dalam membentuk identitas daerah perbatasan Indonesia dengan Filipina.

Nama “Sangir” atau “Sangihe” diyakini berasal dari bahasa setempat yang merujuk pada gugusan pulau dan wilayah perairan yang luas di daerah tersebut.

Letaknya yang strategis di antara Pulau Sulawesi dan Filipina menjadikan kawasan ini sebagai titik penting dalam jalur pelayaran sekaligus pusat pertukaran budaya sejak zaman dahulu.

Menurut cerita tradisional dan hasil studi antropologi, nenek moyang suku Sangir merupakan bagian dari gelombang migrasi besar suku Austronesia yang menyebar ke Asia Tenggara dan kepulauan Pasifik ribuan tahun silam.

BACA JUGA:Sejarah Suku Ngaju: Menelusuri Jejak Budaya, Kepercayaan, dan Perjuangan Identitas di Kalimantan Tengah!

BACA JUGA:Sejarah Suku Simalungun: Jejak Peradaban Tua dari Tanah Sumatera Utara!

Kehidupan Tradisional dan Struktur Sosial

Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Sangir menggantungkan hidupnya dari pertanian, perikanan, dan aktivitas perdagangan antar pulau.

Mereka menanam berbagai tanaman tropis seperti kelapa dan padi, serta memanfaatkan laut sebagai sumber penghidupan.

Secara sosial, mereka memiliki sistem adat yang terorganisir dengan baik. Seorang pemimpin adat yang disebut “to’ato” berfungsi menjaga harmoni dan menegakkan aturan adat. Nilai-nilai kekeluargaan, kebersamaan, dan gotong royong sangat dijunjung tinggi oleh komunitas ini.

Bahasa dan Ekspresi Budaya

Bahasa Sangir menjadi identitas penting yang membedakan suku ini dari kelompok etnis lainnya.

BACA JUGA:Memahami Sejarah Candi Pari: Jejak Peradaban Majapahit di Sidoarjo!

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait