Rumah Adat Baloy: Warisan Budaya dan Identitas Suku Tidung di Tanah Borneo
Mengenal Rumah Adat Baloy: Simbol Identitas dan Kearifan Lokal Suku Tidung di Kalimantan Utara-Foto: net -
PAGARALAMPOS.COM - Indonesia terkenal dengan kekayaan budaya yang beragam, yang tercermin dalam berbagai rumah adat yang melambangkan kearifan lokal setiap suku.
Salah satunya adalah Rumah Baloy, rumah tradisional milik Suku Tidung yang menetap di Kalimantan Utara.
Rumah ini bukan hanya sekadar tempat tinggal, tetapi juga simbol filosofi dan adat yang menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat Suku Tidung.
Asal-Usul dan Nilai Historis Rumah Baloy
Rumah Baloy berasal dari wilayah Tarakan, Nunukan, dan daerah sekitarnya, yang menjadi tempat tinggal Suku Tidung.
BACA JUGA:Menguak Fakta Sejarah Rengasdengklok: Penculikan Demi Kemerdekaan!
BACA JUGA:Sejarah Monumen Kebulatan Tekad: Simbol Perlawanan Rakyat Ambarawa Menolak Penjajahan Kembali!
Arsitektur rumah ini mengadopsi model rumah panggung tradisional, yang banyak ditemukan di daerah pesisir Kalimantan.
Walaupun memiliki beberapa kesamaan dengan rumah adat Dayak, Rumah Baloy tetap memiliki ciri khas tersendiri, baik dari segi bentuk fisik maupun makna budaya yang terkandung di dalamnya.
Rumah ini juga mencerminkan tatanan sosial dan fungsi adat masyarakat Tidung, menjadikannya lebih dari sekadar bangunan fisik.
Keunikan Arsitektur Rumah Baloy
Beberapa elemen arsitektur Rumah Baloy menunjukkan bagaimana rumah ini dirancang dengan cermat dan sarat makna:
BACA JUGA:Menyikapi Sejarah Museum Joang '45: Jejak Perjuangan di Tengah Jakarta!
BACA JUGA:Sejarah Pabrik Gula Kedaton yang Sebagian Bahan Bakunya dari Bekas Keraton Plered
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
