Pemkot PGA

Siapakah Sebenarnya Suku Bajo? Jejak Lautan yang Belum Terpecahkan

Siapakah Sebenarnya Suku Bajo? Jejak Lautan yang Belum Terpecahkan

Siapakah Sebenarnya Suku Bajo? Jejak Lautan yang Belum Terpecahkan-foto:net-net

PAGARALAMPOS.COM - Siapakah Sebenarnya Suku Bajo? Jejak Lautan yang Belum Terpecahkan

Di antara ribuan pulau dan jutaan budaya yang tersebar di kepulauan Indonesia,terdapat satu kelompok etnis yang dikenal sebagai “manusia laut” mereka adalah Suku Bajo masyarakat nomaden laut yang hidup menyatu dengan lautan.

Mereka bukan sekadar nelayan melainkan peradaban yang hidup, bergerak dan berkembang di atas permukaan air. Meski kini mulai terdesak oleh arus modernisasi sejarah dan misteri Suku Bajo masih menyimpan banyak hal yang belum diketahui dunia luar.

Asal-Usul Suku Bajo Di Mana Jejak Awalnya?

Asal usul Suku Bajo masih menjadi perdebatan hingga hari ini. Sejumlah penelitian menyebut bahwa nenek moyang mereka berasal dari daerah Filipina Selatan dan mulai bermigrasi ke wilayah Indonesia, terutama Sulawesi sejak ratusan tahun silam. Namun suku ini juga dikaitkan dengan Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit sebagai penyebar pengaruh maritim kerajaan ke wilayah timur Indonesia.

Mereka tersebar di beberapa wilayah Indonesia seperti Wakatobi, Buton Sulawesi Selatan hingga Nusa Tenggara Timur bahkan sebagian juga bermukim di Malaysia dan Filipina. Di manapun mereka berada, satu hal yang sama laut adalah rumah dan penghidupan mereka.

BACA JUGA:Gunung Bromo, Sejarah Panjang dan Warisan yang Membentuk Budaya Tengger

BACA JUGA:Sejarah Tersembunyi Di Lampung! Mengungkap Pantai Marina Lampung Pesona Laut Biru di Ujung Selatan Sumatera

Beberapa peneliti antropologi menyebut bahwa orang Bajo awalnya adalah pelaut yang memilih hidup berpindah-pindah di atas perahu tradisional bernama lepa-lepa tanpa memiliki tempat tinggal tetap di darat. Mereka mengarungi lautan selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun tanpa pernah menyentuh daratan.

Kemampuan Fisik yang Luar Biasa Mitologi atau Fakta Ilmiah?

Salah satu hal paling menarik dan misterius dari Suku Bajo adalah kemampuan menyelam mereka yang di luar nalar. Orang Bajo bisa menyelam hingga kedalaman 30 meter tanpa bantuan alat pernapasan dan bertahan di dalam air hingga 13 menit lamanya.

Fakta ini sempat menjadi mitos sebelum akhirnya diteliti secara ilmiah. Pada 2018, sebuah studi dari Harvard University menemukan bahwa Suku Bajo memiliki adaptasi genetik unik pada limpa mereka organ yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan oksigen saat menyelam. Ukuran limpa orang Bajo ternyata lebih besar dibanding manusia normal sehingga memberi mereka keunggulan dalam bertahan di bawah air.

BACA JUGA:Sejarah dan Legenda Gunung Rinjani: Keindahan Alam dan Kepercayaan Spiritual Masyarakat Sasak

BACA JUGA:Sejarah yang Tak Terlupakan! Dari Sejarah Hingga Keindahan Alam Eksplorasi Pantai Lovina

Namun bagi masyarakat Bajo sendiri kemampuan ini bukan soal genetika melainkan warisan leluhur dan hasil latihan sejak usia dini. Anak-anak Bajo bahkan belajar berenang dan menyelam sebelum mereka belajar berjalan.

Bahasa Rahasia dan Pengetahuan Laut yang Turun-Temurun

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: