Sejarah Curug Tumpak Sewa: Pesona Alam yang Memikat di Sumatera Utara!
Sejarah Curug Tumpak Sewa: Pesona Alam yang Memikat di Sumatera Utara!-net: foto-
PAGARALAMPOS.COM - Curug Tumpak Sewa, yang terletak di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, merupakan salah satu destinasi wisata alam yang menyimpan keindahan yang luar biasa.
Curug ini dikenal karena alirannya yang sangat deras dan terbagi menjadi beberapa tingkatan, menciptakan pemandangan yang sangat dramatis.
Tidak hanya memikat wisatawan dengan keindahan alamnya, namun Curug Tumpak Sewa juga memiliki sejarah dan kisah menarik yang berhubungan dengan budaya dan masyarakat lokal.
Asal Usul Nama "Tumpak Sewa"
BACA JUGA:Asal Usul Kepulauan Seribu Dalam Lintasan Zaman Sejarah yang Tak Pernah Usai!
Nama "Tumpak Sewa" berasal dari bahasa Batak, yang merupakan bahasa asli daerah tersebut. "Tumpak" berarti "berhenti" atau "jatuh", sedangkan "Sewa" merujuk pada "air terjun" atau "curug".
Jadi, secara harfiah, "Tumpak Sewa" berarti "air terjun yang jatuh atau berhenti" yang mengacu pada air terjun yang terjun bebas dengan kekuatan yang besar.
Nama ini sangat menggambarkan karakteristik curug ini yang memiliki aliran air yang deras, terjun bebas, dan menciptakan fenomena alam yang memukau.
Lokasi dan Aksesibilitas
BACA JUGA:Ternyata Ini Pulau Samosir Tempat di Mana Mitos dan Fakta Sejarah Bertemu!
Curug Tumpak Sewa terletak sekitar 25 kilometer dari Kota Sidikalang, ibu kota Kabupaten Dairi. Perjalanan menuju Curug Tumpak Sewa memerlukan waktu sekitar satu setengah hingga dua jam dengan kendaraan bermotor.
Namun, perjalanan yang cukup jauh ini akan terbayar dengan keindahan yang disajikan sepanjang jalan.
Untuk sampai ke lokasi, wisatawan harus melewati jalan yang berkelok-kelok dan terkadang cukup licin, terutama saat musim hujan.
Meski demikian, akses menuju curug ini telah diperbaiki, dengan adanya fasilitas parkir dan jalur trekking yang lebih baik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
