Menelusuri Sejarah Naskah Kuno Nusantara: Lontar, Dluwang, dan Kulit Kayu!
Menelusuri Sejarah Naskah Kuno Nusantara: Lontar, Dluwang, dan Kulit Kayu!-net: foto-
PAGARALAMPOS.COM - Indonesia memiliki warisan budaya yang sangat kaya, salah satunya adalah tradisi literasi kuno yang tersimpan dalam berbagai jenis naskah kuno.
Sebelum kertas modern dikenal luas, nenek moyang kita telah menulis berbagai ilmu, kisah, hukum, dan ajaran keagamaan dalam media yang diambil dari alam, seperti daun lontar, kulit kayu, dan dluwang.
Naskah-naskah ini bukan hanya peninggalan fisik, tetapi juga saksi bisu perjalanan sejarah, spiritualitas, dan intelektual masyarakat Nusantara.
Lontar: Daun yang Menyimpan Ilmu
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Sungai Sadang: Nadi Kehidupan di Tanah Sulawesi!
Lontar merupakan salah satu media tulis paling tua dan dikenal luas di wilayah Indonesia bagian timur dan tengah, terutama di Bali, Lombok, dan Jawa.
Kata “lontar” berasal dari bahasa Jawa Kuno, yaitu “ron tal” yang berarti daun pohon siwalan atau borassus flabellifer.
Daun-daun ini diproses secara khusus agar dapat digunakan sebagai media tulis. Prosesnya melibatkan perendaman, pengeringan, dan pemotongan hingga menjadi lembaran yang siap untuk ditulis.
Tulisan di atas lontar biasanya menggunakan pisau kecil (pengutik) yang menggores huruf ke permukaan daun. Setelah itu, goresan dihitamkan menggunakan jelaga atau minyak kemiri agar tulisan tampak jelas.
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Sungai Ciliwung: Nadi Kehidupan dan Saksi Perjalanan Jakarta!
Naskah-naskah lontar umumnya memuat teks keagamaan Hindu-Buddha, pengobatan tradisional, astrologi, dan sastra klasik.
Salah satu contoh terkenal adalah Naskah Usada dari Bali, yang merupakan teks pengobatan tradisional. Keberadaan lontar menunjukkan tingginya nilai ilmu pengetahuan dan spiritualitas dalam masyarakat tradisional.
Dluwang: Kertas dari Serat Alam
Dluwang adalah jenis kertas kuno yang terbuat dari kulit kayu pohon saeh (Broussonetia papyrifera), yang masih satu keluarga dengan penghasil kertas tapa di Polinesia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
