Mengenal Sejarah Kerajaan Bolaang: Kejayaan dan Warisan Budaya Sulawesi Utara

Mengungkap Sejarah Kerajaan Bolaang: Warisan Salah Satu dari Lima Suku Sulawesi Utara-Foto: net -
2. Kerajaan Kaidipang Besar (gabungan Kerajaan Kaidipang dan Bolangitang)
3. Kerajaan Bintauna
4. Kerajaan Bolaang Uki
Pusat pemerintahan federasi ini berada di Kotamobagu, dengan Dewan Kerajaan yang terdiri dari empat raja.
BACA JUGA:Prambanan di Malam Hari: Antara Keindahan Sejarah dan Misteri Gamelan yang Menggugah!
BACA JUGA:Mengapa Taliban Kembali Menguasai Afghanistan? Inilah Sejarah yang Perlu Anda Ketahui!
Wilayahnya dibagi menjadi dua divisi besar: Mongondow Utara, yang mencakup Kerajaan Kaidipang, Kerajaan Bintauna, serta Pasi dan Bolaang, dan Mongondow Selatan, yang meliputi Kerajaan Bolaang Uki, Lolayan, Dumoga, dan Kotabunan.
Perkembangan Kerajaan Bolaang Mongondow
Pada abad ke-13, pemimpin masyarakat Mongondow yang bernama Bogani berhasil mempersatukan kelompoknya dan mengangkat Mokodoludut sebagai raja pertama atau "Punu’."
Kemudian, pada abad ke-16, Abo’ Tadohe menjadi raja ketujuh, menggantikan ayahnya, Raja Mokodompit.
Di bawah kepemimpinan Raja Tadohe, sistem pemerintahan kerajaan mengalami perbaikan.
BACA JUGA:Warungboto: Sejarah atau Wisata? Keduanya Bisa Menarik, Buktikan Sendiri!
BACA JUGA:Mengungkap Rahasia di Balik Keindahan Warungboto, Situs Bersejarah Yogyakarta!
Pada tahun 1901, wilayah Bolaang Mongondow dimasukkan dalam administrasi sebagai Onderafdeling Bolaang Mongondow, yang meliputi kerajaan-kerajaan seperti Bintauna, Bolaang Uki, dan Kaidipang Besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: