Krisis Keuangan di Balik Farmasi, Ini Langkah Darurat Kementrian BUMN untuk Selamatkan Indofarma!

Krisis Keuangan di Balik Farmasi, Ini Langkah Darurat Kementrian BUMN untuk Selamatkan Indofarma!

Krisis Keuangan di Balik Farmasi, Ini Langkah Darurat Kementrian BUMN untuk Selamatkan Indofarma!--

PAGARALAMPOS.COM - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali membuat gebrakan dengan melakukan rasionalisasi dan perbaikan terhadap keuangan PT Indofarma Tbk.

Langkah ini diambil dengan tujuan meningkatkan kinerja perusahaan farmasi tersebut, yang baru-baru ini menghadapi tantangan keuangan yang signifikan.

Dalam Family Gathering Kementerian BUMN di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Ahad, 5 Mei 2024, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menegaskan komitmen pemerintah dalam mengatasi masalah tersebut.

"Pada Indofarma, kita sedang melakukan rasionalisasi dan perbaikan keuangan," ungkap Kartika Wirjoatmodjo, atau yang akrab disapa Tiko, menjawab pertanyaan dari wartawan terkait masalah pembayaran gaji karyawan yang tertunda.

BACA JUGA: Lidyawati, Ini Dia Potret Wanita Tangguh di Panggung Politik Lahat!

Tiko menegaskan bahwa proses perbaikan keuangan ini akan dibantu oleh induk holding BUMN farmasi, PT Biofarma (Persero).

"Kita sedang melakukan transformasi di grup kesehatan Bio Farma, Indofarma, Kimia Farma, kita coba menyelesaikan nanti secara grup. Karena di Indofarma memang kita sedang lakukan rasionalisasi dan perbaikan keuangan."

Menurut Tiko, perusahaan holding akan memainkan peran penting dalam menyediakan solusi secara menyeluruh.

Oleh karena itu, proses penyelesaian masalah keuangan dilakukan secara holistik di bawah naungan holding.

BACA JUGA:Film Korea Carter Jalani Misi Tanpa Tahu Identitas Sendiri, Yuk intip Sinopsisnya Disini

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan kesiapannya untuk membawa PT Indofarma Tbk kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) apabila terdapat indikasi penyelewengan.

Erick menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait permasalahan keuangan yang dihadapi oleh Indofarma.

"Saya sudah bertemu dengan BPK untuk Indofarma. Ini supaya kita benar-benar mengungkap kebenaran, dan jika terdapat penyelewengan, kita akan membawa kasus ini ke Kejaksaan bersama BPK," tegas Erick Thohir.

Dia menegaskan bahwa jika ada bukti penyelewengan selama pemeriksaan oleh BPK, maka pihaknya akan mengambil tindakan hukum sesuai prosedur yang berlaku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: