Rusia Ciptakan Amunisi Anti Tank Generasi Terbaru, Begini Kekuatannya

Rusia Ciptakan Amunisi Anti Tank Generasi Terbaru, Begini Kekuatannya

PAGARALAMPOS.COM - Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A4 dan Infantry Fighting Vehicle (IFV) M2A2 Bradley milik Ukraina yang behasil disita oleh pasukan Rusia, rupanya benar-benar dipelajari secara detail oleh para insinyur Rusia.

Salah satu output yang dipelajari dari ranpur AS dan Barat tersebut adalah pengembangan jenis amunisi anti tank baru, yang karakternya didasarkan pada lapisan proteksi pada MBT Leopard dan IFV M2A2 Bradley.

Dengan mempelajari MBT Leopard dan M2A2 Bradley yang telah direbut, Rusia kini sedang mengembangkan amunisi anti-tank baruUkraina. Bekhan Ozdoev, direktur industri Rostec State Corporation, yang mengawasi senjata konvensional, amunisi, dan bahan kimia khusus.

Mengumumkan bahwa perusahaan tersebut sedang mengembangkan rangkaian baru amunisi tank yang ditingkatkan berdasarkan studi ekstensif terhadap kendaraan lapis baja Barat yang telah disita.

BACA JUGA:Israel Umumkan Sistem Hanud C-Dome, Berpredikat Combat Proven di Laut Merah

Dia lebih lanjut menyatakan bahwa Rostec akan memproduksi amunisi baru setiap kali lawanRusia mengembangkan tank baru dengan perlindungan yang lebih baik.

“Rostec akan membuat amunisi baru, melipatgandakan upaya mereka hingga nol.” Perkembangan ini mengikuti keberhasilan Rusia dalam menghancurkan tiga unit MBT Abrams, yang salah satunya dilumpuhkan oleh satu tembakan dari MBT T-72B3 Rusia.

Meskipun pasukan Rusia belum berhasil menyita satu pun MBT Abrams, rekaman yang dirilis tahun lalu menunjukkan bahwa pasukan Rusia telah berhasil menyita MBT Leopard-2 asal Jerman dan M2A2 Bradley AS.

Analis militer mencatat bahwa platform musuh yang ditangkap digunakan untuk melakukan rekayasa balik dan mempelajari sistem rahasia yang terdapat di dalamnya.

BACA JUGA:Setelah Hermes 450, Hizbullah Tembak Jatuh Drone Hermes 900 Israel Dengan Rudal Hanud 358

Pada akhir Februari 2024, Rusia memamerkan M2A2 Bradley Ukraina yang disita. Ranpur tersebut dilaporkan diangkut ke Moskow dengan kereta api. Postingan di media sosial menyebutkan bahwa pesawat IFV itu tiba di ibu kota untuk dipindahkan ke museum militer.

Dari beberapa foto, lambung M2A2 tampaknya telah digunakan untuk pengujian tembakan, dengan target yang terlihat dan lubang yang teridentifikasi sesuai dengan amunisi 30 mm.


Foto: : medium batle tank. Rusia Ciptakan Amunisi Anti Tank Generasi Terbaru, Begini Kekuatannya,-

Menurut Oryx, situs intelijen open-source Belanda yang melacak kehilangan peralatan di kedua pihak, sejauh ini Rusia telah menyita sekitar 131 unit MBT, 82 unit Kendaraan Tempur Lapis Baja, 123 unit IFV, dan 98 Pengangkut Personel Lapis Baja (APC).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: