152mm/57 – Meriam Maut Andalan KRI Irian

152mm/57 – Meriam Maut Andalan KRI Irian

Lebih dalam tentang meriam ini, di KRI Irian (Sverdlov class) dilengkapi dengan 4 turret meriam kaliber 152mm, dua turret di sisi haluan dan dua di buritan, masing-masing turret terdiri dari 3 laras yang dioperasikan secara manual dengan pemandu tembakan lewat giroskop.

BACA JUGA:TNI AL Luncurkan Harbour Tug Keempat Produksi Dalam Negeri

Meriam 152 mm ini dirancang Uni Soviet sejak 1938 dan mulai digunakan paska perang Dunia Kedua (1949). Tak hanya armada penjelajah kelas Sverdlov yang kebagian meriam ini, tapi juga digunakan pada kapal perang Uni Soviet kelas Sovetskii dam Chapaev.

Selain ukurannya yang besar, bobot alutista ini pun serba wah, larasnya punya berat 17,5 ton dengan panjang mencapai 8,9 meter. Itu baru bicara laras, untuk tiap kubah (turret) yang menaungi 3 laras beratntya mencapai 145 ton.

Untuk urusan daya hancur, meriam ini punya jangkauan tembak yang spektakuler, misalnya untuk elevasi 48 derajat dengan amunisi 55 Kg, jangkauan bisa mencapai 30,1 Km. Sedangkan bila menggukan elevasi 45 derajat, jarak tembak menjadi 23,4 Km.

Jenis proyektil yang ditembakkan bisa beragam, mulai dari HE (high explosive), distance granade, AP, dan semi-AP mod. Karena masih dioperasikan secara manual, kecepatan tembak per menitnya masih rendah, yakni maksimum 7 amunisi untuk tiap menitnya.

BACA JUGA:Kapal Perang Armada Pasifik Rusia Memasuki Kawasan Laut Merah, Berpotensi Gesekan Dengan Armada AS Dan NATO

Menurut keterangan dari mantan awak KRI Irian, LetKol Laut (Purn) Jaja Surjana, latihan penembakkan merian kaliber 152 mm cukup kerap dilakukan, diantaranya dengan mengambil sasaran di sekitar gugusan pulau kecil di laut Jawa.

Sayangnya ketika KRI Irian harus di scrap pada tahun 1972, tidak ada lagi kelanjutan ceritanya, diketahui meriam super jumbo ini ‘dipreteli’ sebelum kapal dibawa pergi.

Meriam kaliber 152 mm adalah kenangan sejarah yang tinggi bagi alutsista kapal perang TNI AL. Pasalnya hingga saat ini TNI AL belum lagi mempunyai meriam dengan kaliber sebesar itu.

Saat ini rekor meriam dengan kaliber terbesar untuk kapal perang TNI AL dipegang oleh KRI Fatahillah, KRI Malahayati, dan KRI Nala yang mengusung meriam Bofors kaliber 120mm. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: