Misteri Arca Megalit Pokakea di Lembah Bada Poso, Mirip Patung Raksasa Moai di Pesisir Segitiga Bermuda

Misteri Arca Megalit Pokakea di Lembah Bada Poso, Mirip Patung Raksasa Moai di Pesisir Segitiga Bermuda

Foto : Situs Megalit di Poso.-Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Sulawesi Tengah Faridah Lamarauna dan Koordinator Tenaga Ahli Cagar Budaya (TACB) Provinsi Sulawesi Tengah Haliadi Sadi menegaskan bahwa Indonesia adalah negeri yang kaya akan peninggalan situs arkeo-Google.com

PAGARALAMPOS.COM - Ada lagi yang unik peninggalan megalitikum di nusantara,  Selain Situs Gunung Padang, Situs Megalit di Poso menyimpan misteri.

Di tengah hutan lebat Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, tersembunyi sebuah misteri besar yang telah bertahan selama ribuan tahun.

Ini adalah Situs Megalitik Pokekea, salah satu dari 50 lebih situs megalitik yang tersebar di Lembah Behoa, Lembah Bada, dan Lembah Napu. Penyelidik arkeologi dan sejarah telah lama merasa terpukau oleh kehadiran artefak kuno ini.

Megalitikum, yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti “batu besar,” adalah babak dalam sejarah manusia yang memancarkan misteri dan keajaiban.

BACA JUGA:Misteri Batu Megalitikum Lahat, Benarkah Karya Manusia Prasejarah Atau Kutukan Si Pahit Lidah?

Situs Megalitik Pokekea adalah jendela menuju masa lalu kita yang penuh dengan rahasia. Tersembunyi di lembah ini, artefak kuno menjaga cerita-cerita nenek moyang kita yang telah hilang dalam aliran waktu.

Situs Megalitik Pokekea terletak di Lembah Behoa, Desa Hangira, Kecamatan Lore Tengah, Kebupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Berada di atas bukit, situs ini memiliki sebaran tinggalan megalitik yang cukup banyak dan beragam. Semua tinggalan megalitik tersebut terkonsentrasi hampir merata di atas dan di dalam tanah bukit Pokekea.

Kalamba


Foto : Situs Megalit di Poso.-Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Sulawesi Tengah Faridah Lamarauna dan Koordinator Tenaga Ahli Cagar Budaya (TACB) Provinsi Sulawesi Tengah Haliadi Sadi menegaskan bahwa Indonesia adalah negeri yang kaya akan peninggalan situs arkeo-Google.com

Salah satu benda bersejarah di situs ini adalah kalamba yang diperkirakan telah ada sejak 2.500 tahun sebelum Masehi. Dalam bahasa Lore, kalamba berarti perahu arwah.

BACA JUGA:Peradaban Peninggalan Megalitikum di Bengkulu yang Mengagumkan!

Bentuk kalamba menyerupai drum atau tong. Materinya terbuat dari batu. Dalam kehidupan modern, kalamba identik dengan tempayan atau tempat menyimpan air.

Tinggi kalamba 190 cm dengan diameter 160 cm dan kedalaman 90 cm. Di dekat mulut kalamba terdapat ukiran wajah-wajah yang menunduk, layaknya orang memberi salam hormat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: