Serial Spartacus (2010), Perjuangan Seorang Budak yang Menjadi Simbol Kepahlawanan dan Perlawanan (11)

Serial Spartacus (2010), Perjuangan Seorang Budak yang Menjadi Simbol Kepahlawanan dan Perlawanan (11)

Tak kalah menarik adalah adegan ketika ‘Spartacus’ dan Crixus bertarung bersama untuk mengalahkan Theokoles. 

BACA JUGA:Festival Danau Rayo Muratara Ke 4 Tahun 2023 Berlangsung Meriah!

Dari peristiwa inilah ‘Spartacus’ kemudian dijuluki ‘Sang Pembawa Hujan’.

Setelah kemenangannya melawan Theokoles diwarnai dengan hujan yang amat dirindukan oleh warga Capua.

Adegan kedua yang kami sukai adalah ketika Lucretia menjebak Ilithia untuk bercinta dengan ‘Spartacus’. 

BACA JUGA:Wow, Tiga Kali Terombang-ambing Kapal tenggelam, Tiga Kali Selamat< wanita Hebat Violet Jessop

Tidak hanya menampilkan adegan bercinta yang cukup intim, namun juga ketika Ilithia membunuh temannya, Lucenia.

Penokohan: Dari sisi penokohan, kami cukup menyukai sosok Crixus. 

Mantan juara gladiator yang gagah namun juga bisa luluh jika berhadapan dengan wanita yang dicintainya. 

BACA JUGA:Masyalllah, Kisah Violet Jessop, Wanita yang Tidak Bisa Tenggelam, dalam Ka[pal Tetanik.

Sejauh ini -khususnya dalam 'Blood and Sand' Crixus menampilkan sosok layaknya jawara sejati. 

Lain halnya dengan ‘Spartacus’, yang menurut kami terlalu idealis hingga seringkali tidak bisa menempatkan diri.

Ada juga Ashur, tangan kanan Quintus yang sangat licik dan setia terhadap Quintus. 

BACA JUGA:Awet Dijalanan, Inilah 4 Merek Ban Paling Diburu Biker

Quintus sendiri digambarkan berhasil bangkit dari masa sulitnya dengan kecemerlangan ‘Spartacus’ di arena. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: