Bikin Gempar! Diduga Berkaitan dengan Sejarah Majapahit, Warga Temukan Bumi yang Terbelah!

Bikin Gempar! Diduga Berkaitan dengan Sejarah Majapahit, Warga Temukan Bumi yang Terbelah!

Bikin Gempar! Diduga Berkaitan dengan Sejarah Majapahit Seseorang Temukan Bumi yang Terbelah, Simak Faktanya Disini-Foto: net-

PAGARALAMPOS.COM  - Tempat-tempat bersejarah, termasuk monumen dari masa Majapahit,  terus disebutkan.

Di antara sekian banyak peninggalan zaman Majapahit, ternyata ada temuan baru di Desa Keling Kediri yang konon ada kaitannya dengan reruntuhan kerajaan Majapahit.

Demikian dilansir MalangNetwork.com dari channel YouTube Majapahit Research Club yang diunggah pada 22 Juli 2023, mengupas langsung penjelajahan tempat bawah tanah seperti open earth.

Disebut bumi terbelah karena bentuknya menyerupai tebing yang terbagi menjadi dua bagian.

 Desa Keling Split Land diperkirakan terbentuk akibat aktivitas tektonik dan vulkanik  Gunung Kelud di Pulau Jawa sekitar 60 juta tahun yang lalu.

BACA JUGA:Penemuan Ajaib di Gunung Padang, Artefak Menguak Peradaban Kuno Indonesia

Ditambah banyaknya sumber mata air dan aliran sungai yang saat terjadinya hujan mengikis lapisan tanah, sehingga terbentuknya banyak retakan, ngarai, lorong-lorong, dan sesar.

Itulah salah satu penyebab ditemukannya sebuah fenomena alam yang berbentuk bumi terbelah di Dusun Jegles, Desa Keling, Kediri, Jawa Timur ini.

Masyarakat setempat juga mepercayai bahwa fenomena terbelahnya bumi tersebut ada hubungannya dengan sejarah kerajaan Kalingga di abad ke-7 masehi.

Kerajaan Kalingga saat itu dipimpin oleh Ratu Sima, yang kemudian dibagi menjadi dua wilayah, yaitu Kalingga Utara dan Kalingga Selatan.

BACA JUGA:Gak Gini Keles, Masa Saudara Sedarah Dimakan Juga, Hanya Terjadi Pada Suku Polahi?

Dua istana tersebut ada di tempat yang berbeda, Kalingga Utara berpusat di Jepara, sedangkan Kalingga Selatan di Desa keling, Kediri, Jawa Timur.

Penemuan fenomena alam di Desa Keling ini berhubungan dengan Kerajaan Majapahit karena ketika itu muncul raja dari Keling, yaitu Bhatara I Kling Dyah Wijayakusuma dan Bhatara I Kling Dyah Ranawijaya.

Mereka disebut juga sebagai penguasa Keling, yang kemudian menjadi Raja Majapahit sekitar di tahun 1419 M sampai 1468 Masehi versi Profesor Hasan Jafar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: