Benarkah Sebagai Rumah Manusia Zaman Megalitikum Kuno? Situs Di Lampung Ini Telah Berusia Ribuan Tahun

Benarkah Sebagai Rumah Manusia Zaman Megalitikum Kuno? Situs Di Lampung Ini Telah Berusia Ribuan Tahun

Benarkah Sebagai Rumah Manusia Zaman Megalitikum Kuno? Situs Di Lampung Ini Telah Berusia Ribuan Tahun-tangkapan layar-tribun.com

PAGARALAMPOS.COM - Peninggalan Zaman Megalitikum ada begitu banyak jenisnya didunia ini. 

Lokasi tempat beradanya situs satu ini sangat tidak menentu karena tersebar hingga di penjuru dunia.

Indonesia juga merupakan salah satu negara yang memiliki penemuan bersejarah zaman megalitikum didunia.

Hal ini tentunya membuat negara kita memiliki kekayaan yang melimpah tak hanya dari alam namun sejarah dan peninggalan-peninggalan.

BACA JUGA:Menguak Sejarah Kerajaan Sriwijaya, Batul Bedil Menjadi Situs Megalitik dan Prasasti Bersejarah Indonesia!

Seperti contohnya di Provinsi Lampung terdapat sebuah situs bersejarah batuan yang ditemukan oleh Badan Rekonstruksi Nasional Indonesia.

Masyarakat Lampung menyebutnya Nama dari situs Megalitik ini yaitu Batu Berak, yang dimana didalamnya terdapat batuan dengan berbagai macam bentuk.

BACA JUGA:Pengen Dapet Istri Cantik? 7 Suku Ini Bisa Jadi Pilihan Sebagai Pencetak Bunga Desa Terbaik Di Indonesia

Lokasi tepatnya Situs Megalitik Batu Berak berada di jalan Lebuay, Kec.Kebun Tebu, Purawiwitan, Wonosobo, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung.

Macam-mavam bentuk batuan ditemukan di Lampung Barat tersebut, diketahui batuan ini merupakan batu kuno yang digunakan manusia di zaman Megalitikum untuk bertahan hidup.

BACA JUGA:Perang Selama 700 Tahun Lebih Berkonflik! Ini Daftar Perang Terlama Dalam Sejarah Dunia

Pertama kali ditemukan oleh Badan Rekonstruksi Nasional pada tahun 195,1 Situs Batu Berak ini menjadi salah satu wisata sejarah disana.

Batu Berak ini Pernah dipercaya sebagai tempat pemakaman pada zaman animisme.

Diteliti oleh arkeolog dari Jakarta yakni Prof.Dr. Aris Soekandar, 29 tahun kemudian batuan zaman megalitikum setelah ditemukan pada tahun 1951. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: