Wajib Ditonton Penggemar Film Horor, Ini Karya Sang ‘Bapak Horor’ Dunia, Laju Kito. (85)

Wajib Ditonton Penggemar Film Horor, Ini Karya Sang ‘Bapak Horor’ Dunia, Laju Kito. (85)

Wajib Ditonton Penggemar Film Horor! Apa Saja Film-Film Adaptasi dari Karya Sang ‘Bapak Horor’ Dunia--google.com

PAGARALAMPOS.COM – Harus diakui, 'Pet Sematary' adalah salahsatu warisan Stephen King yang cukup menghantui.

Respons untuk film lamanya cukup baik. Sutradara Mary Lamber cukup bisa membawa nuansa seram yang dibangun oleh Stephen King, sampai-sampai melahirkan sekuel yang dirilis tiga tahun kemudian.

BACA JUGA:Istana Dalam Hutan Jati, Peninggalan Kerajaan Kahuripan Bukti Kekayaan Indonesia di Masa Lampau

Berbeda dengan versi 1989, 'Pet Sematary' versi baru yang disutradarai oleh Kevin Kolsch dan Dennis Widmyer ini 'jauh lebih angker'. 

Nuansanya jauh lebih nggak enak jika dibandingkan dengan film pertamanya.

Dengan skrip adaptasi karya Jeff Buhler, Kolsch dan Widmyer sengaja membuat versi baru ini dengan fresh. 

BACA JUGA:Sejarah Pilu Pernikahan Sedarah Suku Polahi, Ternyata Keturunnya Seperti Ini Jadinya

Hingga penonton tidak akan bisa menebak arah filmnya, meskipun misalnya mereka sudah menonton versi lamanya atau membaca bukunya. 

Salahsatu yang diubah yang krusial adalah pergantian ‘korban’. 

Di versi lama dan versi film 1989 yang meninggal dunia dan bangkit lagi adalah karakter Gage.

BACA JUGA:Sejarah Pilu Pernikahan Sedarah Suku Polahi, Ternyata Keturunnya Seperti Ini Jadinya

Namun, untuk di film terbaru ini Kolsh dan Widmyer mengganti Ellie sebagai si korban. Keputusan ini menarik.

Karena Ellie sudah agak besar dan dia mulai bertanya-tanya soal konsep kematian dan apa yang terjadi ketika kita sudah meninggal. 

Hal ini membuat kehadirannya menjadi jauh lebih menyeramkan dan jauh lebih filosofis jika dibandingkan dengan versi lama atau versi bukunya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: