Nyeleneh! di Suku ini Ternyata Para Wanitanya Miliki Kekuasaan Tertinggi dan Bebas Pilih Pria Sesukanya

Nyeleneh! di Suku ini Ternyata Para Wanitanya Miliki Kekuasaan Tertinggi dan Bebas Pilih Pria Sesukanya

PAGARALAMPOS.COM - Suku Mosuo, Suku kuno yang terletak di pegunungan Himalaya, memiliki sistem perkawinan yang unik dan kontroversial.

Tradisi perkawinan berjalan atau zuhun, seperti yang mereka sebut, telah berlangsung selama ribuan tahun dan berfungsi berdasarkan aturan yang dianggap tidak normal oleh kebanyakan orang.

Di komunitas ini, wanita memiliki kekuasaan utama, dan perkawinan dianggap sebagai praktik bebas, di mana perempuan bebas memilih tidur dengan pria yang disebut Axia sebanyak apapun yang mereka inginkan.

Proses perkawinan berjalan dimulai dengan pria mengunjungi rumah wanita atas undangan dan bermalam di kamar bunga yang ditentukan.

BACA JUGA:Mengejutkan! Suku Yaman Ternyata Keturunan Kaum Ad Sang Legenda Raksasa Kuno?

Topi laki-laki yang digantungkan di gagang pintu kamar perempuan merupakan tanda bagi laki-laki lain untuk tidak masuk.

Setelah Axia menyelesaikan perkawinan tersebut, mereka kembali ke rumah mereka sendiri saat fajar.

Tradisi Sehun berkisar dari pertemuan satu kali hingga pertemuan rutin yang menjadi kemitraan eksklusif seumur hidup dan mungkin atau tidak mungkin berakhir dengan kehamilan terlepas dari hubungan intim yang pasangan itu lakukan.

Mereka tidak akan pernah hidup bersama atau ada ikatan pernikahan yang mengikat.

BACA JUGA:Berikan Aksi Perubahan, KWT Dempo Karya Berseri Produksi 2 Ton Pupuk Kompos

Dalam perspektif orang luar, terutama dari Cina sendiri, suku Mosuo dikutuk sebagai masyarakat ibu tunggal, karena semua anak-anak lahir di luar nikah.

Namun, bagi suku Mosuo, hal ini dianggap normal, karena mereka tidak mengindahkan peran ayah biologis, yang tinggal di rumah keluarga mereka sendiri, sedangkan perempuan memiliki peran penting dalam pengasuhan anak-anak.

Wanita Mosuo bahkan terkadang tidak tahu siapa ayah dari anak-anak mereka, karena mereka bisa berkawin dengan beberapa pria berbeda dalam waktu dekat, dan tindakan ini bebas dari penghakiman.

Sistem material yang unik ini berada di Lembah Subur Yunan Cina Barat Daya di kaki Bukit Timur Himalaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: