Harga Telur di Palembang Diprediksi Turun Usai Idul Adha

Harga Telur di Palembang Diprediksi Turun Usai Idul Adha

Harga Telur di Palembang Diprediksi Turun Usai Idul Adha--Pagaralampos.com

PALEMBANG, PAGARALAMPOS.COM - Harga telur ayam di PALEMBANG, Sumatra Selatan saat ini makin tinggi.

Di sejumlah pasar tradisional, harga telur ayam sudah menyentuh Rp32.000 per kilogram, padahal dua pekan lalu harga telur ayam masih tercatat masih Rp26.000 per kilogram.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatra Selatan Ruzuan Effendi menjelaskan, telur dan ayam potong saat ini sedang menjadi primadona.

“Banyak yang menggelar hajatan, baik acara pernikahan hingga acara menjelang keberangkatan naik haji. Tapi kami memprediksi akhir Juni nanti atau pasca Idul Adha harga sudah turun lagi,” kata dia, Jumat (19/5/2023).

BACA JUGA:Hadapi Kemarau Ekstrim dan Karhutla Tahun 2023, Sumsel Pastikan Kesiapan Personil dan Peralatan

Ia mengakui, selain faktor hajatan, harga telur ayam dan juga ayam potong disebabkan karena adanya program pemerintah dalam menurunkan angka stunting.

Dimana pemerintah membagikan telur ayam secara gratis kepada masyarakat yang sudah dipetakan berpotensi stunting.

“Akibatnya permintaan kedua komoditas itu cukup tinggi. Dan inilah yang membuat harga telur atau ayam potong menjadi naik,” kata dia.

Ruzuan mengimbau kepada masyarakat untuk tetap membeli telur ayam sesuai kebutuhan saja, dan tidak berlebihan.

BACA JUGA:Puasa dan Lebaran Sudah Lewat, Harga Telur dan Daging Ayam Malah Naik Drastis

“Karena kami meyakini harga telur ayam akan turun kembali nantinya. Apalagi setelah Idul Adha, berkemungkinan masyarakat yang menggelar hajatan akan berkurang,” ucapnya.

Untuk harga telur ayam dan ayam potong memang kenaikan bukan hanya terjadi di pasar tradisional saja, melainkan juga dari peternak pun sudah tinggi. Untuk harga ayam ras hidup di kandang dijual dengan Rp21.500.

Sehingga idealnya di pasar harga daging ayam potong seharga Rp35.000 per kilogram. Sementara untuk harga telur ayam ras dijual Rp28.000 sehingga di pasar idealnya memang Rp30.000 per kilogram.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: