Waspadai Serangan OPT Tikus

Waspadai Serangan OPT Tikus

Ilustrasi--

PAGARALAMPOS.CO, Pagaralam – Untuk menjaga produktifitas panen khususnya tanaman padi, pihak Petugas POPT Balai Pengembangan Tanaman Pangan dan Horikultura (BPTPH) Provinsi Sumsel mengimbau untuk waspada terhadap serangan berbagai organisme pengganggu tanaman. 

Khusunya hama tikus, ucap Koordinator Penyuluh POPT Kota Pagaralam Budi Dharma SP.

Dia menyebutkan, serangan hama pengerat ini jika tak terkendalikan tidak hanya mengancam kerusakan tanaman namun juga fuso (gagal panen, red).

BACA JUGA:Pengeluaran Perkapita Berdasarkan Kelompok Komodita

“Untuk di Kota Pagaralam belum terjadi Fuso pada tanaman padi akibat serangan OPT tikus,” ucap Budi Dharma kepada Pagaralam Pos, Rabu 24 Agustus 2022.

Kendati demikian untuk kasus serangan saat ini belum ada laporan.

BACA JUGA:Bantu Tingkat Ekonomi, Promosikan Objek Wisata

Namun sebelumnya sudah giat pengendalian OPT tikus dengan cara gropyokan menggunakan tiran.

Cara ini memasukan racun ke sarang sarang tikus yang biasanya di areal persawahan atau sekitarnya.

“Gropyokan menggunakan tiran sudah kita lakukan tahun lalu di persawahan pertani di wilayah  Suka Cinta Kecamatan Dempo Selatan dan Pagar Banyu di Kecamatan Pagaralam Utara,” beber Budi.

 Lanjut dia, untuk pengendalian hama tikus ini bisa dilakukan dengan sanitasi di persawahan.

Yaitu, jangan biarkan sekitar persawahan dibiarkan menjadi semak belukar yang menjadi sasaran tempat tinggal hewan pengerat ini. 

“Jika kurang sanitasi, maka bisa menjadi tempat OPT tikus bersembunyi atau bersarang,” pungkasnya. (Atg06) 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: