Sumsel Siaga Hadapi Karhutla Dampak El Nino, Guberrnur : Ancaman Lebih Besar dari Tahun Sebelumnya
Foto : Gubernur Sumsel H Herman Deru.--ist
PAGARALAMPOS.COM — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mulai meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diprediksi meningkat pada 2026 akibat dampak fenomena El Nino. Salah satu langkah awal yang akan dilakukan adalah menggelar apel siaga karhutla pada April mendatang.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengatakan apel siaga Karhutla menjadi agenda rutin tahunan sebagai bentuk kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi musim kemarau yang rawan kebakaran.
"Sebentar lagi apel siaga karhutla, biasanya kan di April. Jadi semua pihak siaga," ujarnya, Senin (30/3/2026).
Ia mengingatkan, ancaman Karhutla tahun ini berpotensi lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kondisi tersebut dipengaruhi fenomena El Nino yang menyebabkan cuaca lebih kering dan meningkatkan risiko kebakaran.
"Ini mungkin sedikit lebih ekstrem, karena kita menghadapi El Nino. Dampaknya itu kering, jadi harus cepat antisipasi," katanya.
Deru menjelaskan, sebelumnya wilayah Sumatera Selatan sempat menghadapi fenomena La Nina yang identik dengan curah hujan tinggi. Namun saat ini kondisi berbalik dengan hadirnya El Nino yang membawa dampak kekeringan lebih panjang.
BACA JUGA:Memmprihatikankan, Karhutla Hanguskan 5.264 Hektare Lahan di Sumsel
BACA JUGA:783 Kasus Karhutla di Sumsel, Cuaca Panas Picu Lonjakan Titik Api
"Kemarin sebelumnya itu kita menghadapi La Nina, sekarang El Nino. Dampaknya kering, lebih ekstrem jadi harus cepat," tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, Edward Chandra, menambahkan bahwa pemerintah daerah terus mematangkan berbagai langkah persiapan untuk meminimalkan risiko karhutla, termasuk memperkuat koordinasi lintas instansi.
Menurutnya, Pemprov Sumsel juga akan menyiapkan satuan tugas (satgas) khusus serta menetapkan status kesiapsiagaan di sejumlah daerah rawan kebakaran, sekaligus meningkatkan status siaga di tingkat provinsi.
"Nanti kami akan segera menyiapkan satgasnya juga ada statusnya di beberapa kabupaten dan peningkatan statusnya di provinsi," ujar Sekda.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
