Madu Angkak untuk DBD: Benarkah Bermanfaat bagi Kesehatan?
Madu Angkak untuk DBD: Benarkah Bermanfaat bagi Kesehatan?-pagaralampos-kolase
Jika pasien sedang menggunakan obat rutin, memiliki penyakit tertentu, sedang hamil atau menyusui, atau akan memberikan produk tersebut kepada anak, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker.
Hal yang sama berlaku untuk produk herbal lain. Label "alami" tidak otomatis berarti bebas dari efek samping atau interaksi obat.
Kesimpulan
Madu angkak, Madu, dan sari kurma dapat digunakan sebagai pelengkap asupan nutrisi selama masa pemulihan DBD apabila sesuai dengan kondisi pasien.
Madu dapat memberikan energi, sedangkan sari kurma juga dapat menjadi bagian dari asupan makanan.
Namun, tidak tepat menganggap produk tersebut sebagai obat DBD atau sebagai cara yang terbukti dapat menaikkan trombosit dengan cepat.
Yang paling penting adalah mengenali perjalanan penyakit, menjaga asupan cairan sesuai anjuran, melakukan pemantauan medis, dan segera mencari pertolongan apabila muncul tanda bahaya.
WHO menegaskan bahwa dengue berat dapat menyebabkan syok, perdarahan berat, hingga gangguan organ sehingga membutuhkan penanganan segera.
Dengan demikian, jika ingin mengonsumsi madu angkak saat DBD, posisikan produk tersebut sebagai pendamping nutrisi, bukan pengganti pengobatan medis.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

